Korlantas Izinkan PJR Gunakan Sirene dan Rotator di Tol
Korlantas Izinkan PJR Gunakan Sirene dan Rotator di Tol

Kepala Korlantas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Agus Suryonugroho, menegaskan bahwa penggunaan sirene dan lampu rotator tetap diperbolehkan bagi petugas Patroli Jalan Raya (PJR) yang bertugas di jalan tol. Kebijakan ini berlaku meskipun terdapat moratorium penggunaan perlengkapan tersebut.

Izin Khusus untuk PJR

Agus menyatakan bahwa sirene dan lampu rotator dapat digunakan oleh PJR saat mengurai kepadatan lalu lintas di jalan tol, terutama pada jam-jam rawan. Hal ini dianggap penting untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).

"Termasuk juga pada saat Rakernis kemarin, saya mengimbau kembali bahwa penggunaan 'tot-tot', sirene tetap kami lanjutkan. Tetap kami bekukan, tetapi khusus untuk di jalan tol, untuk patroli jalan tol, saya izinkan untuk menggunakan itu," ujar Agus di Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (1/6), seperti dikutip dari detik.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Tujuan Peningkatan Kewaspadaan

Agus menjelaskan bahwa izin khusus ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan tol. Suara sirene dari mobil patroli pada jam-jam rawan dinilai efektif untuk mengingatkan pengendara agar tidak memacu kendaraan melebihi batas kecepatan atau menggunakan bahu jalan secara ilegal.

"Supaya pada jam-jam rawan, dari kendaraan patroli, dari PJR termasuk jajaran, itu bisa mengimbau kendaraan-kendaraan yang melintas di jalan tol," imbuhnya.

Sebagai contoh, penggunaan sirene dan lampu rotator oleh PJR diberlakukan pada sore hari saat petugas mengatasi kepadatan kendaraan dari arah Puncak menuju Jakarta.

Fokus pada Kendaraan Besar

Salah satu fokus utama dari pengaktifan kembali sirene patroli ini adalah menertibkan kendaraan besar atau truk agar tetap disiplin di jalur kiri. Hingga berakhirnya masa libur panjang atau long weekend hari ini, Agus memastikan arus balik di jalur tol utama, seperti Tol Trans Jawa, jalur menuju Cikupa, dan Trans Sumatera, terpantau aman.

Berkat kesiagaan anggota di lapangan serta patroli yang dinamis, angka fatalitas kecelakaan dapat ditekan. "Laporan dari para Dirlantas cukup terkendali dan kami selalu hadir di lapangan. Untuk peristiwa kecelakaan sampai saat ini cukup terkendali, tidak ada hal yang menonjol," pungkasnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga