Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Iskandar Zulkarnain memberikan keterangan terbaru mengenai kondisi Wali Kota Bandung Muhammad Farhan setelah dirinya mendadak dilarikan ke rumah sakit pada Jumat (10/7) sore. Farhan diketahui jatuh sakit saat menjalankan tugas dan harus mendapatkan perawatan medis secara intensif.
Kondisi Farhan Kini Membaik
"Pak Wali alhamdulillah sekarang sudah baikan, ya. Tapi, beliau memang harus tetap ada proses pemeriksaan lagi," ujar Iskandar di sela-sela acara Asia Afrika Festival, Sabtu (11/7), seperti dikutip dari detikJabar. Farhan dibawa menggunakan brankar dan harus menjalani perawatan infus setelah kondisinya menurun drastis.
Iskandar mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum mendapat diagnosis pasti mengenai penyakit yang diderita Farhan. Namun, ia menduga kuat bahwa penyebabnya adalah kelelahan akibat padatnya agenda yang dijalani wali kota. "Acara padat itu menyebabkan memang kondisi badan sebenarnya kurang fit ya. Saya belum tahu [diagnosisnya], karena, kan, nanti dokternya belum ada kabarnya," pungkasnya.
Kronologi Jatuh Sakit
Sebelumnya, Farhan mengalami penurunan kesehatan saat menerima tamu di ruang kerjanya. Setelah agenda tersebut, ia dijadwalkan menghadiri rapat paripurna di DPRD Kota Bandung. Namun, kondisinya justru memburuk sehingga ia harus segera dilarikan ke rumah sakit. "Karena dengan kemarin mendadak sakit, kita juga harus tahu penyebabnya. Jadi, mohon maaf bahwa hari ini Pak Wali tidak bisa hadir pada acara ini," tambah Iskandar.
Keperluan perawatan intensif ini membuat Farhan harus absen dari sejumlah agenda penting, termasuk perhelatan Asia Afrika Festival yang digelar pada Sabtu. Iskandar menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan kesehatan wali kota dan berharap Farhan segera pulih total.
Dampak pada Agenda Pemerintahan
Ketidakhadiran Farhan di sejumlah acara publik menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat. Namun, Iskandar memastikan bahwa roda pemerintahan Kota Bandung tetap berjalan normal. "Tidak ada kekosongan kepemimpinan, semua tetap berjalan. Pak Wali hanya perlu istirahat dan pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya.
Sementara itu, isu keretakan di lingkungan Pemerintah Kota Bandung yang sempat mencuat turut menjadi sorotan. Namun, Iskandar membantah adanya kaitan antara kondisi kesehatan Farhan dengan isu tersebut. "Ini murni masalah kesehatan, tidak ada hubungannya dengan dinamika politik. Kami semua mendoakan yang terbaik untuk Pak Wali," tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai jadwal kepulangan Farhan dari rumah sakit. Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menunggu pengumuman resmi dari pemerintah kota.



