Kekeringan 3 Kampung di Rancabungur Bogor, 1.657 Warga Terdampak
Kekeringan 3 Kampung di Rancabungur Bogor, 1.657 Warga

Kekeringan melanda tiga kampung di Desa Bantarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Fenomena ini dipicu oleh musim kemarau panjang yang menyebabkan curah hujan menurun drastis. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, menyatakan bahwa kekeringan dimulai akibat anomali iklim yang mengurangi pasokan air di wilayah tersebut.

Tiga Kampung Terdampak Kekeringan

Sebanyak tiga kampung di Desa Bantarsari mengalami krisis air bersih. Kampung Babakan Kondang menjadi yang terparah dengan 706 warga terdampak. Disusul Kampung Gunung Leutik sebanyak 690 warga, dan Kampung Gunung Bubut sebanyak 261 warga. Total warga yang kesulitan air bersih mencapai 1.657 jiwa.

Menurut Adam Hamdani, berkurangnya curah hujan menyebabkan sumber mata air yang menjadi andalan warga mulai mengering. Akibatnya, warga terpaksa mencari air ke lokasi lain yang masih memiliki mata air, bahkan sebagian membeli air bersih dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Bantuan Air Bersih dari BPBD

BPBD Kabupaten Bogor telah menyalurkan bantuan air bersih sebagai penanganan sementara. Sebanyak 10 ribu liter air bersih didistribusikan kepada warga pada hari Jumat, 10 Juli 2026. "Untuk hari ini pasokan air bersih sudah didistribusikan kepada warga. Total volume pengiriman air bersih 10 ribu liter," ujar Adam Hamdani.

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang kesulitan mendapatkan air bersih. Namun, kekeringan diperkirakan masih akan berlangsung selama musim kemarau.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga