Sai Wan Bakehouse, sebuah toko roti sekaligus studio pembuatan kue kecil di Pattaya, Thailand, menciptakan gebrakan pada Juli 2026 dengan meluncurkan menu croissant unik bernama Mor Oi Croissant. Croissant ini memiliki topping fat choy (rumput laut hitam) yang diletakkan di atas lapisan krim, sehingga tampilannya menyerupai rambut hitam. Kreasi ini langsung menarik perhatian karena penampilannya yang tidak biasa dan terkesan humoris.
Inspirasi dari Kue Prank Ulang Tahun
Pemilik Sai Wan Bakehouse, Arthit Chomsawat, mengungkapkan bahwa ide croissant ini berawal dari pesanan kue prank ulang tahun. Sebelumnya, pelanggan sering memesan "hairy cake" atau kue berambut sebagai candaan. Konsep tersebut kemudian dikembangkan menjadi croissant. "Kami terinspirasi dari kue bergaya humor yang sebelumnya disukai pelanggan," ujar Arthit, dilansir dari Bangkok Post, Jumat (10/7/2026).
Proses Kreatif dan Respon Publik
Mor Oi Croissant dibuat dengan bahan-bahan berkualitas, termasuk croissant renyah yang dipanggang segar, krim lembut, dan taburan fat choy. Fat choy sendiri adalah sejenis rumput laut yang sering digunakan dalam masakan Tiongkok, memberikan tekstur unik dan rasa gurih. Meskipun tampilannya mungkin membuat beberapa orang ragu, croissant ini justru menjadi viral di media sosial Thailand. Banyak netizen penasaran dan ingin mencoba sensasi menyantap croissant "berambut".
Sai Wan Bakehouse yang berlokasi di Soi Khao Talo, Pattaya, kini kebanjiran pesanan. Toko roti ini dikenal dengan inovasi-inovasi kreatifnya, dan Mor Oi Croissant menjadi bukti bahwa ide sederhana bisa menjadi fenomena. "Kami tidak menyangka akan mendapat respons sebesar ini. Tujuan kami hanya menghibur pelanggan dengan makanan yang unik dan lucu," tambah Arthit.
Fenomena Makanan Unik di Thailand
Thailand memang terkenal dengan kreativitas kuliner yang tak terbatas. Sebelumnya, berbagai makanan unik seperti es krim rasa tom yum, pizza durian, hingga bubble tea rasa pedas pernah menjadi tren. Mor Oi Croissant melanjutkan tradisi tersebut dengan menggabungkan cita rasa Barat dan Asia dalam satu sajian. Fat choy, yang biasanya digunakan dalam sup atau tumisan, kini mendapat peran baru sebagai topping croissant.
Bagi yang penasaran, Mor Oi Croissant dijual dengan harga sekitar 150 baht (sekitar Rp 65.000) per buah. Meskipun harganya sedikit lebih mahal dari croissant biasa, sensasi unik dan rasa gurih dari fat choy membuatnya layak dicoba. Sai Wan Bakehouse juga berencana untuk menambahkan varian baru dengan topping berbeda, seperti wijen hitam atau nori, untuk memenuhi permintaan pasar.



