KOMPAS.com - Sebuah narasi yang mengeklaim bahwa jaringan listrik di seluruh dunia akan padam mulai 18 Juli 2026 beredar luas di media sosial. Pemadaman listrik tersebut disebut akan berlangsung selama sembilan hari dan dikaitkan dengan agenda 2030. Namun, setelah ditelusuri Tim Cek Fakta Kompas.com, unggahan dalam narasi itu tidak benar atau hoaks.
Narasi yang Beredar
Unggahan narasi yang mengeklaim bahwa pemadaman listrik bakal terjadi selama 9 hari mulai 18 Juli 2026 disebarluaskan oleh pengguna media sosial Facebook. Beberapa unggahan tersebut muncul pada Selasa (9/6/2026). Narasi ini menyebar dengan cepat dan memicu kekhawatiran di kalangan warganet.
Fakta di Balik Klaim
Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan verifikasi terhadap klaim tersebut dan menemukan bahwa tidak ada bukti yang mendukung pernyataan tersebut. Pemerintah maupun lembaga terkait tidak pernah mengeluarkan pernyataan resmi mengenai pemadaman listrik global. Informasi ini dikategorikan sebagai hoaks yang sengaja disebarkan untuk menimbulkan kepanikan.
Himbauan untuk Masyarakat
Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi yang diterima, terutama yang bersifat sensasional. Pastikan untuk merujuk pada sumber resmi dan tepercaya sebelum menyebarkan informasi lebih lanjut. Jangan mudah percaya dengan klaim yang tidak memiliki dasar yang jelas.



