Heboh ASN Pandeglang Diduga LGBT, Pemkab Lakukan Penelusuran
Heboh ASN Pandeglang Diduga LGBT, Pemkab Telusuri

Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan setempat untuk menelusuri kebenaran kabar mengenai seorang aparatur sipil negara (ASN) yang diduga terlibat hubungan sesama jenis. Kabar tersebut viral di media sosial dan menjadi perbincangan hangat di kalangan warga Pandeglang.

ASN Diduga Pegawai RSUD

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ASN berinisial S tersebut merupakan seorang pria yang bertugas di salah satu rumah sakit umum daerah (RSUD) di Pandeglang. Dokumentasi kedekatan S dengan pria lain yang diduga sebagai pasangannya beredar luas di platform media sosial, memicu reaksi dari berbagai pihak.

"Yang pertama, saya memerintahkan kepada kepala dinas yang bersangkutan untuk memeriksa, dan meng-crosscheck kebenaran berita tersebut, apakah akun tersebut akun milik pribadinya atau akun tersebut milik orang lain, atau akunnya di-hack oleh orang lain. Nah ini perlu ditelusuri oleh kita bersama," kata Iing kepada wartawan, Selasa (7/7/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pemkab Tegas Tolak LGBT

Iing menegaskan bahwa hubungan sesama jenis merupakan tindakan yang tidak dibenarkan dan tidak boleh ada di wilayah Kabupaten Pandeglang. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mengawasi dan menekan tindakan menyimpang tersebut.

"Tapi yang terpenting adalah hubungan sesama jenis di kabupaten harus kita awasi, harus kita pantau, harus kita kontrol bersama, jangan sampai hal-hal demikian terjadi di Kabupaten Pandeglang," tambahnya.

Sanksi Tegas Menanti Jika Terbukti

Jika oknum ASN tersebut terbukti melakukan tindakan yang dituduhkan, Pemkab Pandeglang akan memberikan sanksi tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku. Iing menyebutkan bahwa mekanisme internal akan ditempuh, baik dari dinas terkait maupun Inspektorat.

"Tentu ada mekanisme internal nanti yang akan ditempuh, baik itu dari dinas terkaitnya maupun dari Inspektorat langsung untuk menelusuri kebenaran, dan mengklarifikasi kepada orang yang bersangkutan," ucapnya.

Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen Pemkab Pandeglang dalam menjaga nilai-nilai moral dan norma yang berlaku di masyarakat. Publik pun menanti hasil penelusuran lebih lanjut terkait dugaan ini.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga