FIFA Resmi Selidiki Dugaan Rasialisme pada IShowSpeed di Piala Dunia 2026
FIFA Selidiki Dugaan Rasialisme pada IShowSpeed di Piala Dunia

FIFA secara resmi mengumumkan penyelidikan atas dugaan tindakan rasial yang dialami oleh YouTuber dan streamer terkenal, IShowSpeed, saat menyaksikan pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Cape Verde. Insiden ini terjadi di tribune penonton Hard Rock Stadium, Miami, Amerika Serikat, pada Selasa (7/7/2026).

Pernyataan Resmi FIFA

Mengutip ESPN, FIFA mengeluarkan pernyataan resmi yang menegaskan sikap tegas badan sepak bola dunia tersebut terhadap segala bentuk rasisme, kebencian, dan diskriminasi. "FIFA sangat mengutuk rasisme, kebencian, dan diskriminasi dalam segala bentuknya. Tindakan ini tidak memiliki tempat di sepak bola, di Piala Dunia FIFA, atau di mana pun dalam masyarakat," demikian bunyi pernyataan FIFA.

FIFA menambahkan bahwa mereka akan mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang terbukti melakukan tindakan rasial. Proses investigasi akan melibatkan pihak keamanan stadion dan rekaman CCTV untuk mengidentifikasi pelaku.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Reaksi IShowSpeed dan Dampaknya

IShowSpeed, yang memiliki nama asli Darren Watkins Jr., dikenal sebagai streamer dengan jutaan pengikut di YouTube. Ia kerap menyiarkan reaksinya saat menonton pertandingan sepak bola. Insiden ini memicu gelombang dukungan dari komunitas penggemar dan sesama kreator konten.

Kasus ini menjadi sorotan global, mengingat Piala Dunia 2026 adalah ajang yang mempromosikan persatuan melalui olahraga. FIFA berkomitmen untuk menjaga lingkungan yang aman dan inklusif bagi semua penonton, pemain, dan ofisial.

Langkah FIFA Selanjutnya

FIFA belum mengumumkan jadwal penyelidikan lebih lanjut, namun menegaskan bahwa hasil investigasi akan dipublikasikan secara transparan. Organisasi ini juga mengingatkan bahwa setiap pelanggaran kode etik FIFA dapat berujung pada larangan memasuki stadion atau sanksi hukum sesuai hukum setempat.

Insiden ini kembali menegaskan pentingnya perjuangan melawan rasisme di dunia sepak bola, yang telah menjadi isu berulang dalam beberapa tahun terakhir.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga