Seluruh delegasi Global Sumud Flotilla (GSF) termasuk warga negara Indonesia (WNI) yang ditangkap paksa oleh tentara Israel telah dinyatakan bebas. Pasukan Israel sebelumnya mencegat lebih dari 50 kapal yang membawa bantuan untuk Gaza di perairan internasional dekat Siprus pada Selasa (19/5/2026) malam.
Penangkapan Paksa dan Perlakuan Tidak Manusiawi
Ratusan aktivis pro-Palestina ditangkap paksa dan diperlakukan secara tidak manusiawi. Mereka dipaksa berlutut menghadap lantai dengan tangan terikat di belakang punggung. Tindakan ini menuai kecaman dari berbagai pihak.
Pembebasan dan Sambutan di Istanbul
Dalam video yang diterima Kompas.com dari Koordinator Media Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), Harfin Naqsyabandy, para aktivis yang dibebaskan telah tiba di Istanbul, Turkiye pada Kamis (21/5/2026) petang waktu setempat. Mereka disambut dengan sorak-sorai oleh warga setempat yang antusias.
Pembebasan ini menjadi angin segar bagi keluarga dan pendukung para aktivis yang selama ini menanti kabar baik. Proses pemulangan dan kondisi kesehatan para delegasi terus dipantau oleh pihak terkait.



