BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami di 6 Provinsi Usai Gempa M 7,7 Sangihe
BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami di 6 Provinsi Usai Gempa Sangihe

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara resmi mengaktifkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah di Indonesia setelah gempa bumi tektonik berkekuatan besar dengan magnitudo 7,7 mengguncang pada Senin pagi, 8 Juni 2026. Gempa tersebut terjadi pada pukul 06.37 WIB dengan episenter di koordinat 5,69 Lintang Utara dan 125,05 Bujur Timur, serta kedalaman 105 kilometer.

Wilayah Terdampak Peringatan Tsunami

BMKG menetapkan status peringatan dini tsunami untuk enam provinsi, yaitu Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Kalimantan Timur. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa. Masyarakat di pesisir diimbau tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti arahan evakuasi dari BPBD dan pemerintah daerah setempat.

Estimasi Waktu Kedatangan Gelombang

Untuk wilayah dengan status Siaga, ancaman pertama diprediksi tiba di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada pukul 06.51 WIB, disusul Kota Manado pukul 07.12 WIB, Minahasa Utara Bagian Utara pukul 07.12 WIB, dan Minahasa Bagian Utara pukul 07.14 WIB. Selanjutnya, gelombang diperkirakan mencapai Kepulauan Minahasa pukul 07.16 WIB, Minahasa Selatan Bagian Utara pukul 07.17 WIB, Bolaang Mongondow Bagian Utara pukul 07.22 WIB, Gorontalo Bagian Utara pukul 07.26 WIB, serta Buol di Sulawesi Tengah pukul 07.27 WIB. Kawasan Toli-Toli di Sulawesi Tengah diprediksi terdampak pukul 07.29 WIB, kemudian Minahasa Utara Bagian Selatan pukul 07.33 WIB, dan Minahasa Bagian Selatan pukul 07.34 WIB.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Sementara itu, untuk daerah berstatus Waspada, estimasi waktu tiba gelombang diawali di Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pukul 06.58 WIB, Kota Bitung pukul 07.19 WIB, dan Halmahera di Maluku Utara pukul 07.29 WIB. Ancaman selanjutnya menyasar Donggala Bagian Utara di Sulawesi Tengah pukul 07.42 WIB, Minahasa Selatan Bagian Selatan pukul 07.42 WIB, Kota Ternate pukul 07.43 WIB, Kutai Timur di Kalimantan Timur pukul 07.44 WIB, Kota Tidore pukul 07.46 WIB, Bulungan pukul 08.05 WIB, hingga Nunukan, Kalimantan Timur, pukul 08.14 WIB.

Instruksi untuk Pemerintah Daerah

BMKG memberikan arahan tegas terkait klasifikasi status. Pemerintah daerah yang berada pada status Awas diharapkan segera mengarahkan masyarakat untuk melakukan evakuasi menyeluruh. Bagi wilayah berstatus Siaga, pemerintah diminta segera mengarahkan evakuasi. Sedangkan untuk status Waspada, warga diimbau menjauhi kawasan pantai dan tepian sungai.

Masyarakat di wilayah pesisir yang masuk dalam daftar peringatan dini diimbau untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti arahan dan petunjuk evakuasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pemerintah daerah setempat.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga