Angin Kencang Dorong Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin ke Arah Timur
Angin Kencang Dorong Asap TPA Jatiwaringin ke Timur

Kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, masih belum berhasil dipadamkan hingga Jumat sore. Petugas di lokasi melaporkan bahwa hembusan angin semakin kencang dan mendorong asap ke arah timur.

Angin Makin Kencang Sore Ini

Berdasarkan pantauan dari operator helikopter, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat bahwa kecepatan angin meningkat pada sore hari. "Berdasarkan pantauan udara (operator heli), terpantau hembusan angin semakin sore semakin kencang, mendorong asap ke arah timur," kata BPBD Kabupaten Tangerang, Jumat (3/7/2026).

Kondisi ini terpantau pada pukul 15.17 WIB. Warga di sekitar lokasi diimbau untuk mengenakan masker saat beraktivitas guna menghindari gangguan pernapasan akibat paparan asap.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Asap Bergerak ke Rajeg Mulya

Berdasarkan laporan dari tempat kejadian perkara (TKP), angin bertiup menuju wilayah Rajeg Mulya. "Berdasarkan laporan di TKP angin bertiup menuju sekitar wilayah Rajeg Mulya. Diimbau untuk masyarakat sekitar Jatiwaringin agar tetap waspada dan gunakan masker saat beraktivitas," imbuh petugas BPBD.

Proses pemadaman terus berlanjut pada hari keempat. Pada pagi hari, jumlah titik api sudah mulai berkurang signifikan. "Untuk TKP masih dalam proses pemadaman karena masih ada beberapa titik api, tapi tidak separah kemarin," kata petugas call center Pusdalops BPBD/Pemadam Kebakaran Kabupaten Tangerang.

Kebakaran Sejak Selasa, Bantuan Helikopter Dikerahkan

TPA Jatiwaringin terbakar sejak Selasa (30/6) siang. Sejak malam sebelumnya, titik api mulai berkurang berkat bantuan dua helikopter yang melakukan water bombing serta dukungan dari berbagai pihak. "Sudah ada kemajuan dari hari sebelumnya karena memang cukup luas perambatan apinya. Kendala agak cukup sulit karena tumpukan sampah tinggi sedangkan panas ada di dalam sehingga prosesnya lama," jelas petugas.

Hari ini petugas mengerahkan total sekitar 11 hingga 12 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) untuk memadamkan api di lokasi. Selain itu, helikopter masih dikerahkan untuk melakukan water bombing secara bergantian.

Dampak dan Status Tanggap Darurat

Berdasarkan data asesmen sementara Pusdalops Damkar Kabupaten Tangerang per Kamis (2/7), sebanyak 30 kepala keluarga (KK) dengan 57 jiwa terdampak kebakaran TPA Jatiwaringin. Selain mobil damkar dan helikopter, petugas juga mengerahkan alat berat seperti bulldozer, ekskavator, wheel loader, dan dump truck untuk menangani kebakaran.

Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Kebakaran TPA Jatiwaringin melalui Keputusan Bupati Tangerang Nomor 609 Tahun 2026 yang berlaku mulai 1 hingga 14 Juli 2026. Seluruh unsur terkait terus bersinergi untuk mempercepat pengendalian kebakaran dan meminimalkan dampak terhadap masyarakat maupun lingkungan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga