Jakarta – Mantan Wakil Ketua DPR RI periode 2019–2024, Rachmat Gobel, dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Kalibata, Jakarta Selatan, pada Jumat (10/7/2026). Prosesi pemakaman tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, termasuk Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2003–2008 Jimly Asshiddiqie, Wakil Ketua DPR Saan Mustopa, Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat, serta berbagai tokoh politik lainnya.
Prosesi Pemakaman Militer dan Penghormatan Terakhir
Upacara pemakaman berlangsung dengan tata cara militer, mencerminkan penghormatan tertinggi negara kepada almarhum yang telah mengabdikan diri bagi bangsa. Sebelum pemakaman, Wakil Ketua DPR Saan Mustopa membacakan sambutan penghormatan terakhir. Ia menyampaikan bahwa Rachmat Gobel meninggal dunia pada hari Jumat, 10 Juli 2026, pukul 03.20 WIB di Rumah Sakit Brawijaya Tebet, Jakarta Selatan. “H Rachmat Gobel telah meninggal dunia demi kepentingan seluruh keluhuran negara dan bangsa,” ujar Saan. Ia juga mendoakan agar pengabdian almarhum menjadi teladan. “Semoga jalan dharma bakti yang ditempuhnya dapat menjadi suri teladan bagi kita semua, dan arwahnya mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Besar,” katanya.
Ucapan Terima Kasih dari Keluarga
Setelah prosesi pemakaman selesai, perwakilan keluarga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelayat yang hadir. “Kepada seluruh sahabat, kolega, dan semua pihak yang telah menjadi bagian dalam perjalanan hidup almarhum, keluarga mengucapkan terima kasih,” ujar perwakilan keluarga. Keluarga juga berharap silaturahmi yang telah terjalin bersama almarhum tetap terpelihara. “Semoga tali silaturahmi yang selama ini terjalin bersama beliau tetap terpelihara dan menjadi warisan kebaikan yang terus berlanjut. Terima kasih atas doa, perhatian, dan kasih sayang yang diberikan kepada almarhum dan kepada keluarga kami,” tutupnya.
Rachmat Gobel dikenal sebagai politikus senior yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI dan memiliki kontribusi besar dalam dunia politik dan industri di Indonesia. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi rekan-rekan sejawat dan masyarakat luas.



