Pemerintah Arab Saudi melalui General Directorate of Passports telah mengerahkan tim lapangan di Mekkah dan seluruh area suci untuk membantu proses identifikasi jemaah haji yang sedang dirawat di rumah sakit maupun yang dilaporkan hilang selama pelaksanaan ibadah haji 2026. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pengamanan dan pelayanan jemaah di tengah padatnya aktivitas ibadah di Tanah Suci, yang kerap meningkatkan risiko jemaah tersesat atau terpisah dari rombongan.
Peran Tim Identifikasi
Tim yang diturunkan memiliki tugas utama untuk mengidentifikasi pasien yang dirawat di rumah sakit dan fasilitas kesehatan. Mereka bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Arab Saudi untuk memastikan setiap jemaah yang membutuhkan perawatan medis dapat teridentifikasi dengan cepat dan tepat.
Koordinasi dengan Nusuk Care
Selain itu, tim juga membantu pencarian jemaah yang dilaporkan hilang. Proses ini dilakukan dengan berkoordinasi bersama inisiatif Nusuk Care di bawah Kementerian Haji dan Umrah. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan layanan terpadu bagi jemaah haji, termasuk dalam hal pencarian dan identifikasi.
Latar Belakang Pengamanan
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap tingginya mobilitas jemaah selama musim haji. Dengan jumlah jemaah yang mencapai jutaan, risiko tersesat atau terpisah dari rombongan menjadi perhatian serius. Pemerintah Arab Saudi berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan memastikan keselamatan seluruh jemaah.



