Rekor Baru: 73.900 Warga Selandia Baru Hengkang dalam Setahun, Australia Jadi Tujuan Utama
Rekor: 73.900 Warga Selandia Baru Hengkang, Australia Tujuan Utama

Rekor Baru Eksodus Warga Selandia Baru: 73.900 Orang Hengkang dalam Setahun

Data terbaru dari Stats NZ mengungkapkan tren mengkhawatirkan di Selandia Baru, dengan lebih dari 70.000 warga tercatat meninggalkan negara tersebut dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Angka sementara menunjukkan bahwa sebanyak 73.900 warga negara Selandia Baru hengkang dalam periode satu tahun hingga Agustus 2025. Jumlah ini tidak hanya signifikan, tetapi juga melampaui rekor sebelumnya yang mencapai 73.300 orang, menandai peningkatan dalam laju emigrasi dari negara tersebut.

Australia Menjadi Destinasi Favorit bagi Para Emigran

Dari total warga yang pergi, lebih dari separuh—sekitar 58 persen—memilih Australia sebagai tujuan utama mereka pada tahun 2024. Tren ini konsisten dengan data dari Australian Bureau of Statistics, yang dikutip dari laporan Stuff pada 22 Januari 2026, mengonfirmasi bahwa Australia tetap menjadi magnet bagi para pencari peluang baru dari Selandia Baru.

Fenomena ini mencerminkan dinamika migrasi yang kompleks antara kedua negara tetangga ini, dengan faktor-faktor seperti kesempatan kerja, kondisi ekonomi, dan kualitas hidup kemungkinan besar memengaruhi keputusan warga untuk berpindah. Peningkatan angka emigrasi ini bisa berdampak pada demografi dan tenaga kerja Selandia Baru dalam jangka panjang.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Para ahli mencatat bahwa meskipun angka ini bersifat sementara, tren yang terlihat menunjukkan kecenderungan yang stabil dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang kebijakan imigrasi dan retensi warga di Selandia Baru, serta bagaimana negara dapat merespons tantangan ini untuk mempertahankan populasi dan pertumbuhan ekonominya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga