Kemenimipas Tegaskan Rekrutmen CPNS Imigrasi 2026 di Threads Adalah Hoaks
Hoaks Rekrutmen CPNS Imigrasi 2026 Beredar di Threads

Kemenimipas Tegaskan Rekrutmen CPNS Imigrasi 2026 di Threads Adalah Hoaks

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mengeluarkan peringatan resmi kepada masyarakat, khususnya pengguna internet, untuk mewaspadai penyebaran informasi palsu atau hoaks terkait penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Direktorat Jenderal Imigrasi. Imbauan ini disampaikan menyusul ditemukannya konten menyesatkan yang beredar luas di aplikasi media sosial Threads.

Akun Palsu dan Modus Penipuan

Akun dengan nama @informasi.cpns.pppk teridentifikasi aktif mengunggah pengumuman bohong tentang pendaftaran CPNS Kemenimipas untuk Tahun Anggaran 2026. Untuk memperkuat kredibilitas palsunya, akun tersebut menggunakan foto Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, Wakil Menteri Silmy Karim, serta pegawai Kemenimipas. Tidak hanya itu, modus penipuan ini juga melibatkan penggunaan video Artificial Intelligence (AI) dan pencantuman logo resmi Kemenimipas yang digabungkan dengan logo Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri).

Unggahan hoaks tersebut terlihat meyakinkan karena dilengkapi dengan kualifikasi persyaratan penerimaan pegawai dan rentang waktu pendaftaran. Lebih berbahaya lagi, akun itu mengarahkan pengguna untuk mengakses tautan yang tertera pada halaman profilnya, yang berpotensi membahayakan keamanan data pribadi.

Pernyataan Resmi dan Ketidaksesuaian Informasi

Dalam keterangan tertulis yang dikutip dari situs resminya pada Kamis, 19 Februari 2026, Kemenimipas menegaskan bahwa semua unggahan terkait kementerian tersebut di akun itu adalah informasi tidak benar atau hoaks. Kementerian juga merinci sejumlah ketidaksesuaian yang membuktikan kebohongan konten tersebut:

  1. Penggunaan istilah 'Kementerian Imigrasi' tidak sesuai dengan nomenklatur resmi, yaitu Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, di mana Imigrasi merupakan Direktorat Jenderal di bawahnya.
  2. Hingga saat ini, baik Kemenimipas maupun Direktorat Jenderal Imigrasi belum pernah mengumumkan pendaftaran seleksi CPNS secara nasional untuk tahun anggaran 2026.
  3. Unggahan tersebut tidak diterbitkan melalui media sosial atau situs resmi lembaga terkait.
  4. Semua informasi penerimaan pegawai dan lainnya hanya disebarluaskan melalui kanal resmi.

Kemenimipas mengimbau masyarakat untuk tidak mengakses akun Threads tersebut atau tautan yang disertakan, karena informasi yang beredar tidak dapat dipertanggungjawabkan. Sebagai gantinya, pihaknya menyarankan untuk selalu merujuk pada sumber resmi seperti situs web www.kemenimipas.go.id atau https://www.imigrasi.go.id/, serta akun media sosial resmi di TikTok dan Instagram.

Dengan langkah ini, Kemenimipas berharap dapat mencegah penyebaran hoaks lebih lanjut dan melindungi masyarakat dari potensi penipuan yang merugikan.