Trump Serang Paus Leo XIV di Media Sosial Soal Kritik Kebijakan AS
Trump Serang Paus Leo XIV Soal Kritik Kebijakan AS

Presiden AS Donald Trump Melancarkan Kritik Pedas terhadap Paus Leo XIV di Platform Media Sosial

Pada hari Minggu, 12 April 2026 waktu setempat, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuai perhatian dunia dengan melontarkan kritik keras terhadap Paus Leo XIV melalui unggahan di media sosialnya. Insiden ini terjadi sebagai respons langsung atas pernyataan pemimpin Gereja Katolik Roma yang sebelumnya telah menyampaikan kecaman terhadap sejumlah kebijakan pemerintah AS.

Unggahan Panjang di Truth Social yang Memicu Kontroversi

Dalam unggahan panjang yang diposting di platform Truth Social, Trump tidak hanya mengkritik sikap Paus Leo, tetapi juga menuduhnya dengan kata-kata yang cukup tajam. Mantan presiden AS itu menyebut bahwa sikap Paus tersebut "buruk bagi kebijakan luar negeri" Amerika Serikat dan bahkan menuduhnya "menjilat kaum kiri radikal".

Lebih lanjut, Trump menegaskan posisinya dengan pernyataan yang dikutip dari laporan Al Jazeera pada Senin, 13 April 2026: "Saya tidak menginginkan seorang Paus yang berpikir bahwa Iran boleh memiliki senjata nuklir," tulisnya dalam unggahan tersebut. Pernyataan ini mencerminkan ketegangan yang mendalam antara kepemimpinan politik AS dan otoritas agama global.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Latar Belakang Kritik Paus terhadap Kebijakan AS

Kritik Trump muncul setelah Paus Leo XIV secara terbuka mengkritik berbagai kebijakan Amerika Serikat. Pemimpin Katolik itu telah menyoroti beberapa isu krusial, termasuk:

  • Ancaman terhadap Iran yang dinilai terlalu agresif
  • Kebijakan luar negeri AS yang dianggap kontroversial
  • Kebijakan imigrasi yang menuai pro dan kontra

Dengan demikian, unggahan Trump di media sosial tidak hanya menjadi respons pribadi, tetapi juga mencerminkan gesekan antara dua kekuatan global yang berpengaruh. Insiden ini memperlihatkan bagaimana media sosial telah menjadi arena baru untuk perdebatan politik dan agama tingkat tinggi.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga