Trump Putar Lagu Guns N' Roses di Forum Perdamaian, Band Pernah Tolak Penggunaan Politik
Trump Putar Lagu Guns N' Roses di Forum Perdamaian

Trump Putar Lagu Guns N' Roses di Forum Perdamaian, Band Pernah Tolak Penggunaan Politik

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi sorotan publik setelah memutar lagu November Rain milik band rock legendaris Guns N' Roses dalam pertemuan perdana forum Board of Peace di Washington pada 19 Februari 2026. Pilihan lagu ini menuai perhatian luas karena band tersebut sebelumnya telah beberapa kali menyatakan keberatan atas penggunaan karya mereka dalam kegiatan politik yang melibatkan Trump.

Suasana Forum yang Terasa Janggal

Pertemuan forum Board of Peace yang seharusnya membahas stabilitas dan kerja sama global itu pun terasa janggal bagi sebagian peserta. Pasalnya, lagu yang diputar justru merupakan balada rock berdurasi hampir sembilan menit yang bercerita tentang cinta yang retak, ketidakpastian, dan memiliki lirik terkenal, "Nothing lasts forever" atau "Tidak ada yang abadi".

Penggunaan lagu ini dalam konteks forum perdamaian menimbulkan pertanyaan tentang kesesuaiannya dengan agenda pertemuan. Beberapa pengamat menilai pemutaran lagu tersebut mungkin dimaksudkan sebagai pesan simbolis atau sekadar preferensi pribadi Trump, namun hal ini justru mengalihkan perhatian dari substansi diskusi yang seharusnya fokus pada isu-isu global.

Sejarah Penolakan Guns N' Roses Terhadap Trump

Guns N' Roses, band yang dibentuk pada tahun 1985, memiliki sejarah panjang dalam menolak penggunaan musik mereka untuk kepentingan politik Trump. Pada pemilihan presiden AS sebelumnya, band ini telah secara terbuka menyatakan keberatan ketika lagu-lagu mereka diputar dalam kampanye Trump.

Pernyataan band sering kali menekankan bahwa mereka tidak mendukung agenda politik Trump dan tidak mengizinkan penggunaan karya seni mereka untuk tujuan tersebut. Insiden di forum Board of Peace ini memperkuat catatan bahwa Trump terus mengabaikan permintaan band, meski telah ada penolakan resmi sebelumnya.

Dampak dan Reaksi Publik

Insiden ini memicu berbagai reaksi dari publik dan media. Beberapa pihak mengkritik Trump karena dianggap tidak menghormati keinginan seniman dan menciptakan distraksi dalam forum penting. Sementara itu, pendukung Trump mungkin melihat ini sebagai bagian dari gaya kepemimpinan yang tidak konvensional.

Forum Board of Peace sendiri bertujuan untuk mempromosikan dialog dan kolaborasi internasional, namun pemutaran lagu November Rain justru menyoroti ketegangan antara dunia politik dan seni. Hal ini mengingatkan pada pentingnya etika dalam penggunaan karya budaya dalam acara resmi, terutama ketika seniman telah menyatakan penolakan mereka.

Kejadian ini juga menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana musik dapat digunakan sebagai alat politik, dan apakah hal tersebut sesuai dengan nilai-nilai forum yang berfokus pada perdamaian. Dengan lirik yang penuh pesimisme, lagu tersebut mungkin tidak mencerminkan semangat optimisme yang diharapkan dalam pertemuan semacam ini.