5 Berita Terpopuler Internasional: Trump Klaim Bujuk Israel Gencatan dengan Hizbullah
Trump Klaim Bujuk Israel Gencatan dengan Hizbullah

Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menjadi sorotan dengan klaim terbarunya. Trump mengaku telah membujuk otoritas Israel untuk menyepakati perpanjangan gencatan senjata dengan kelompok Hizbullah yang berbasis di Lebanon. Klaim ini disampaikan setelah Israel dan Hizbullah resmi memperpanjang gencatan senjata mulai Jumat, 19 Juni 2026 sore.

Dalam wawancara dengan NBC News, Trump menegaskan bahwa dirinya telah berkomunikasi via telepon dengan pejabat Israel pada pagi hari Jumat dan meminta mereka untuk menyetujui gencatan senjata. "Ini hal yang positif," ujar Trump. "Ini seperti tambahan yang manis," imbuhnya. Trump juga mengklaim bahwa Israel akan "hancur lebur" tanpa dukungan dirinya, dan Washington harus menjaga Perdana Menteri Benjamin Netanyahu tetap "waras" terkait isu Lebanon.

PM Italia Berang dengan Klaim Trump

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni memberikan reaksi keras setelah Trump menyebutnya "memohon" untuk berfoto bersama selama KTT G7 di Prancis. Meloni menyebut klaim itu "dibuat-buat" dan memicu kemarahan di kalangan pejabat Italia, hingga berujung pada pembatalan rencana kunjungan Menteri Luar Negeri Italia ke AS.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Meloni, melalui pernyataan video, membantah klaim Trump yang disampaikan dalam wawancara dengan televisi Italia La7 pada Jumat pagi. Pemerintah Italia menilai komentar Trump tersebut sama saja mengejek Meloni.

Elite Politik Israel Kaget Dikritik Wapres AS

Kalangan elite politik Israel terkejut dengan kritikan tajam Wakil Presiden AS JD Vance terhadap para menteri Israel yang menolak kesepakatan damai AS-Iran. Pemerintah Israel dilaporkan menahan diri untuk tidak menanggapi langsung kritikan tersebut, agar tidak memperdalam keretakan hubungan dengan Washington.

Menurut laporan surat kabar lokal Israel, Yedioth Ahronoth, sumber-sumber di Tel Aviv menyebutkan bahwa kalangan politik Israel "terkejut" setelah Vance menyampaikan kritikan tajam secara terbuka.

Trump: Israel Akan Hancur Lebur Tanpa Dukungan AS

Dalam wawancara dengan media Axios, Trump menegaskan bahwa Israel akan "hancur lebur" tanpa dukungannya. Ia juga mengklaim dapat mengendalikan tindakan militer Israel di Lebanon karena para pejabat Tel Aviv "melakukan apa yang saya katakan." Trump mengkritik sekutunya tersebut dan mengatakan telah kehilangan rasa hormat untuk "kalangan garis keras" di Israel yang menginginkan perang terus-menerus melawan Iran.

Menhan Israel Tolak Kritikan AS

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menegaskan bahwa "tidak ada yang dapat memberitahu kami apa yang harus dilakukan" setelah kritikan AS menghujani para pejabat Tel Aviv yang menolak kesepakatan damai AS-Iran. Dalam wawancara dengan Channel 14, Katz memperingatkan bahwa Israel akan segera merespons dengan kekuatan jika Iran menyerang. "Jika Iran menyerang kami, kami akan bertindak segera dan merespons dengan kekuatan. Tidak ada yang dapat memberitahu kami apa yang harus dilakukan, dan kami telah membuktikannya," tegas Katz.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga