Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menegaskan komitmen kedua negara untuk mendukung penyelesaian konflik secara damai di Timur Tengah. Dalam pernyataan bersama usai pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7 Juli 2026), kedua pemimpin sepakat bahwa konflik Palestina harus diselesaikan melalui mekanisme Two State Solution atau Solusi Dua Negara, yang dinilai sebagai landasan bagi perdamaian berkelanjutan di Palestina.
Dukungan pada Dialog dan Hukum Internasional
"Kedua negara juga terus mendukung dialog dan diplomasi serta hukum internasional untuk penyelesaian konflik secara damai di kawasan Timur Tengah," ujar Prabowo dalam konferensi pers bersama. PM Modi menambahkan, "Dan terkait isu Palestina, kami mendukung Two State Solution dan perdamaian jangka panjang yang berkelanjutan." Pernyataan ini menegaskan posisi Indonesia dan India yang konsisten memperjuangkan solusi adil bagi Palestina.
Suara Global South dan Stabilitas Indo-Pasifik
Selain Timur Tengah, Prabowo dan Modi membahas isu regional dan global. "PM Modi dan saya terus mendukung berbagai upaya untuk memajukan perdamaian dan stabilitas dunia serta memastikan suara-suara dari Global South didengar," kata Prabowo. Di kawasan Indo-Pasifik, kedua negara berkomitmen mewujudkan kawasan yang bebas, terbuka, transparan, dan berdasarkan hukum internasional dengan menjunjung sentralitas ASEAN.
Optimisme Hubungan Bilateral
Prabowo menyatakan optimisme terhadap masa depan hubungan Indonesia-India yang dibangun di atas kedekatan sejarah dan budaya. "Keuntungan era emas ada di hadapan kita bersama. Sejarah kita berakar dari budaya yang kita miliki bersama. Kehadiran kita serta rasa saling percaya dan masa depan kita juga akan diwarnai dengan kesejahteraan bersama," tutur PM Modi. Pertemuan ini juga membahas penguatan kerja sama di berbagai bidang, termasuk penandatanganan sejumlah nota kesepahaman (MoU) antara kedua negara.



