Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan tiga mantan Perdana Menteri Thailand, yaitu Thaksin Shinawatra (2001-2006), Yingluck Shinawatra (2011-2014), dan Paetongtarn Shinawatra (2024-2025), di Gedung Danantara, Jakarta, Kamis (9/6/2026). Pertemuan tersebut membahas peluang investasi, strategi pengelolaan aset, dan pengembangan ekonomi nasional.
Suasana Hangat dan Penuh Keakraban
Dalam pertemuan itu, Prabowo didampingi para pimpinan Danantara, yakni CEO Rosan Roeslani, COO Dony Oskaria, serta CIO Pandu Sjahrir. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melalui akun Instagram Sekretariat Kabinet menyatakan, "Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai wujud eratnya persahabatan yang telah terjalin sejak lama."
Thaksin Beri Masukan Strategis
Thaksin Shinawatra, yang saat ini menjabat sebagai anggota Dewan Penasihat Danantara, memberikan sejumlah masukan serta bertukar pikiran dengan Prabowo mengenai peluang penguatan investasi, strategi pengelolaan aset, serta pengembangan ekonomi nasional yang berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang. "Melalui komunikasi yang erat dengan para pemimpin dan tokoh dunia, Pemerintah Indonesia terus memperkuat jejaring persahabatan sekaligus membuka ruang bagi pertukaran gagasan dan pengalaman sebagai bagian dari upaya memperluas kerja sama internasional serta memperkokoh posisi Indonesia di tengah dinamika global yang terus berkembang," ujar Teddy.
Pertemuan Sebelumnya di Kertanegara
Sebelumnya, pada Rabu (8/7) malam, Prabowo telah bertemu lebih dulu dengan Thaksin Shinawatra di kediamannya di Jalan Kertanegara. Dalam pertemuan tersebut turut hadir putri Thaksin, Paetongtarn Shinawatra, yang juga pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Thailand periode 2024-2025. Pertemuan ini menandai eratnya hubungan bilateral antara Indonesia dan Thailand, serta komitmen untuk terus memperkuat kerja sama di berbagai bidang.



