Pesawat Presiden Prabowo Dikawal Jet F-16 AU Yordania Saat Tiba di Amman
Pesawat Prabowo Dikawal Jet F-16 AU Yordania di Amman

Pesawat Presiden Prabowo Dikawal Jet Tempur F-16 AU Yordania Saat Tiba di Amman

Liputan6.com, Jakarta - Momen spesial terjadi saat Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Amman, Yordania, pada Selasa (24/2/2026). Pesawat kepresidenan Indonesia yang membawanya mendapat pengawalan udara dari jet tempur F-16 milik Angkatan Udara Kerajaan Yordania Hasyimiah.

Pengawalan Simbolis Persahabatan

Jet tempur F-16 tersebut mengawal pesawat kepresidenan sejak memasuki wilayah udara Yordania hingga mendarat di Bandar Udara Marka, Amman, pukul 20.00 waktu setempat. Pengawalan ini merupakan simbol persahabatan dan penghormatan tinggi antar kedua negara, mencerminkan hubungan diplomatik yang erat dan saling menghargai.

Hal serupa pernah dilakukan Raja Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II bin Al Hussein, saat menyambut kunjungan kenegaraan Prabowo ke Amman pada April 2025 lalu. Saat itu, pesawat yang membawa Prabowo dikawal ketat oleh dua pesawat tempur AU Yordania. Sebaliknya, saat Raja Abdullah II berkunjung ke Indonesia pada November 2025, Prabowo menyuguhkan sambutan serupa dengan mengerahkan 7 pesawat tempur F-16 dan 3 pesawat tempur T50 milik TNI AU untuk mengawal kedatangannya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Sambutan Hangat dari Putra Mahkota

Kedatangan Prabowo di Amman disambut langsung oleh Putra Mahkota Kerajaan Yordania Hasyimiah, Al Hussein bin Abdullah II, bersama pasukan kehormatan. Prosesi penyambutan berlangsung hangat dan khidmat, menunjukkan komitmen kedua negara untuk memperkuat kerja sama strategis di berbagai bidang, termasuk pendidikan, pertahanan, pertanian, serta isu-isu kawasan Timur Tengah.

Usai penyambutan, Prabowo langsung menuju hotel tempatnya bermalam. Dia dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Raja Abdullah II pada Rabu (25/2/2026), yang diharapkan dapat membahas peningkatan hubungan bilateral lebih lanjut.

Persahabatan Tiga Dekade

Sebagai informasi, Prabowo bersahabat erat dengan Raja Abdullah II. Persahabatan mereka telah terjalin sejak tiga dekade lalu, tepatnya pada tahun 1981, saat keduanya menjalani pelatihan militer bersama di Fort Benning, Amerika Serikat. Saat itu, Prabowo adalah perwira muda dari Indonesia, sementara Raja Abdullah II masih berstatus pangeran militer dari Yordania.

Dalam sebuah wawancara pada tahun 2019, Prabowo menyebut hubungan mereka tumbuh secara natural melalui kedekatan dalam latihan dan nilai-nilai militer yang sama-sama mereka anut, seperti kedisiplinan, keberanian, dan loyalitas terhadap negara. "Raja Abdullah II adalah seorang prajurit sejati, seorang teman yang saya hormati sejak muda," kata Prabowo, menegaskan ikatan personal yang mendalam di balik hubungan diplomatik resmi.

Kunjungan kerja ini tidak hanya menandai hubungan bilateral yang kuat, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional, khususnya dalam kerja sama dengan negara-negara Timur Tengah. Dengan sejarah persahabatan yang panjang, pertemuan ini diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan-kesepakatan baru yang menguntungkan bagi kedua bangsa.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga