Menteri Luar Negeri Kanada, Anita Anand, menyatakan bahwa aliansi NATO yang tangguh mampu menghadapi kritik dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Lebih dari itu, NATO tetap menjadi pilar utama keamanan Barat dalam menghadapi ancaman Rusia.
Pernyataan Menlu Kanada
Dalam wawancara dengan AFP di Brussels pada Senin (11/5/2026), Anand menegaskan, "NATO sebagai aliansi pertahanan yang berkomitmen pada keamanan kolektif tidak pernah lebih penting daripada saat ini." Ia bertemu dengan para menteri luar negeri dari 27 negara Uni Eropa sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan di tengah gejolak global yang dipicu oleh kebijakan Trump.
Pemerintah Kanada, di bawah Perdana Menteri Mark Carney, terus meningkatkan kerja sama dengan Uni Eropa dan mitra-mitra penting lainnya. Anand menyebut Uni Eropa sebagai aspek krusial dalam upaya diversifikasi perdagangan Kanada. "Kami akan terus membangun rantai pasokan dan hubungan perdagangan untuk menggandakan perdagangan non-AS dalam 10 tahun ke depan," ujarnya.
NATO Tetap Tangguh
Menanggapi anggapan bahwa Trump telah melemahkan NATO, Anand menolak keras. "Sama sekali tidak. NATO adalah aliansi yang tangguh. Wajar jika negara anggota memiliki perbedaan pendapat, tetapi ketangguhan organisasi ini membuat kita bersatu dan berkomitmen pada pertahanan kolektif," jelasnya.
Trump sebelumnya mengguncang aliansi berusia 77 tahun itu dengan mengkritik sekutu Eropa terkait perang melawan Iran dan berencana menarik 5.000 pasukan dari Jerman. Anand menekankan pentingnya fokus NATO pada aktivitas Rusia di Arktik, di mana Kanada memiliki peran utama. NATO telah meningkatkan intervensi di Arktik sebagai bagian dari kesepakatan dengan Trump untuk membatalkan rencananya atas Greenland.
Dukungan untuk Ukraina
Anand juga memuji ketahanan Ukraina yang berhasil mempertahankan integritas teritorialnya di tengah konflik dengan Rusia. Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat masih memiliki peran kunci dalam proses negosiasi perdamaian. "Presiden Zelensky sendiri mengatakan bahwa Amerika Serikat penting untuk tetap berada di meja perundingan. Posisi Kanada selalu mendukung Presiden Zelensky," pungkas Anand.



