Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, melakukan kunjungan resmi ke Timor Leste pada Rabu, 8 Juli 2026. Ia dijadwalkan menerima penghargaan tertinggi, Grand Collar of Timor Leste, atas jasanya dalam merajut rekonsiliasi antara Indonesia dan Timor Leste.
Kedatangan dan Sambutan di Bandara
Rombongan Megawati mendarat di Bandara Internasional Presidente Nicolau Lobato, Dili, pukul 16.10 waktu setempat. Direktur Jenderal Urusan Protokol dari Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama Timor Leste, Josefina Tilman, menyambut dan mendampingi Megawati setibanya di bandara.
Selain Josefina, hadir pula Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Pariwisata, dan Lingkungan Hidup Timor Leste Francisco Kalbuadi Lay, serta Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Timor Leste, Mardiana Warnares.
Prosesi Karpet Merah dan Pasukan Tradisional
Megawati disambut dengan prosesi karpet merah, dikawal oleh pasukan tradisional Moradores dari Kantor Penghubung Militer (Casa Militar) Kepresidenan Timor Leste. Dalam kunjungan ini, Megawati tampak didampingi oleh keluarga, di antaranya Puti Guntur Soekarnoputri dan Romy Soekarno, serta jajaran teras partai seperti Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP PDIP Bintang Puspayoga.
Megawati kemudian berjalan menuju deretan tokoh penting yang telah menanti, termasuk Presiden Republik Timor Leste J. Ramos Horta, Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão, Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Bendito dos Santos Freitas, serta Kepala Staf Kepresidenan Henriqueta M. da Silva.
Delegasi Penyambutan dari Indonesia
Dari pihak Indonesia, sejumlah petinggi PDI Perjuangan yang masuk dalam delegasi penyambutan juga turut hadir, seperti Ketua DPP PDIP sekaligus Wakil Ketua Komisi XIII DPR-RI Andreas H. Pareira, Ketua DPP PDIP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah, dan Kepala Badan Riset dan Analisis Kebijakan Pusat Partai Andi Widjajanto. Setelah bersalaman dengan jajaran pemimpin Timor Leste, Megawati menyapa para penari lokal yang menyambutnya dengan hangat.
Sambutan Meriah dari Ribuan Pelajar
Suasana meriah tidak hanya terasa di dalam area bandara, tetapi juga di sepanjang jalan luar kompleks bandara. Saat iring-iringan kendaraan rombongan mulai bergerak menuju tempat penginapan, ribuan anak sekolah tampak telah bersiap di sepanjang jalan. Para pelajar tersebut mengibas-ngibaskan bendera kedua negara sebagai bentuk penghormatan dan sambutan hangat dari generasi muda Timor Leste.
Agenda Utama: Penghargaan dan Pertemuan Bilateral
Kunjungan kenegaraan Megawati ini dijadwalkan berlangsung hingga 10 Juli 2026. Agenda utama dari kunjungan ini adalah penyerahan penghargaan tertinggi Grand Collar of Timor Leste oleh Presiden Jose Ramos Horta atas jasa besar Megawati dalam memajukan hubungan bilateral dan rekonsiliasi kedua negara.
Selama masa kunjungannya, Megawati juga dijadwalkan mengadakan pertemuan bilateral khusus dengan Presiden Jose Ramos Horta dan Perdana Menteri Xanana Gusmao, serta melakukan ziarah ke sejumlah situs bersejarah.
"Ibu Megawati menerima penghargaan ini atas jasanya membuka peta jalan menuju rekonsiliasi antara Indonesia dan Timor Leste, tatkala pada 20 Mei 2002, sebagai Presiden Republik Indonesia, beliau mengunjungi Timor Leste untuk menghadiri peringatan hari kemerdekaan Timor Leste," ungkap Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dalam keterangan tertulisnya.



