Momen Penting Penunjukan Kim Ju Ae Sebagai Calon Penerus Kim Jong Un di Korea Utara
Kim Ju Ae Ditunjuk Sebagai Calon Penerus Kim Jong Un

Momen Penting di Balik Penunjukan Kim Ju Ae Sebagai Calon Penerus Kim Jong Un

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, dilaporkan telah menetapkan putrinya, Kim Ju Ae, sebagai calon penerusnya. Kabar ini disampaikan oleh anggota parlemen Korea Selatan, Lee Seong-kweun, setelah menerima pengarahan dari Badan Intelijen Nasional (NIS). Menurut NIS, Ju Ae kini secara jelas ditunjuk sebagai penerus, dengan beberapa momen penting menjadi indikator kuat status tersebut.

Indikator Penunjukan dari Kemunculan Publik

Salah satu tanda utama penunjukan Ju Ae adalah semakin seringnya ia tampil dalam acara resmi kenegaraan. NIS juga mencatat bahwa Ju Ae mulai dilibatkan dalam pembahasan kebijakan pemerintah, menunjukkan peran yang berkembang dalam struktur kekuasaan. Keluarga Kim telah memerintah Korea Utara selama beberapa dekade dengan kultus garis keturunan Paektu yang kuat, dan kemunculan Ju Ae di agenda strategis, termasuk kegiatan militer, memperkuat spekulasi ini.

Profil dan Latar Belakang Kim Ju Ae

Kim Ju Ae, yang diyakini berusia 13 tahun, adalah putri Kim Jong Un dan istrinya, Ri Sol Ju. Keberadaannya pertama kali terungkap melalui pemain bola basket Amerika Serikat, Dennis Rodman, pada tahun 2013. Menurut laporan NIS, Ju Ae tidak pernah terdaftar di lembaga pendidikan resmi dan menjalani pendidikan dari rumah atau home schooling di Pyongyang. Ia memiliki hobi seperti berkuda, berenang, dan bermain ski, serta memiliki seorang kakak laki-laki dan seorang adik yang jenis kelaminnya belum dikonfirmasi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Perkembangan Kemunculan di Media Pemerintah

Ju Ae pertama kali muncul di televisi pemerintah Korea Utara pada tahun 2022, saat mendampingi Kim Jong Un memeriksa rudal balistik antarbenua. Sejak itu, penampilannya di media pemerintah terus meningkat, mengubahnya dari figur pendiam menjadi wajah familiar dalam momen nasional penting. Media pemerintah kini sering menggambarkannya sebagai 'yang dicintai' atau 'tokoh besar yang membimbing', sebuah penghormatan yang jarang diberikan.

Signifikansi Simbolis dan Dampak Citra

Kehadiran Ju Ae di hadapan publik dianggap sebagai upaya untuk melunakkan citra Kim Jong Un sebagai diktator yang kejam. Momen seperti saling mencium pipi di perayaan Tahun Baru 2024 menunjukkan kasih sayang ayah-anak di depan umum. Dalam foto-foto resmi, Ju Ae sering diposisikan secara menonjol, bahkan di depan ayahnya, yang jarang terjadi di Korea Utara di mana simbolisme sangat dijaga. Tahun ini, ia juga bergabung dengan Kim Jong Un dalam menerima pejabat asing, menegaskan peran pentingnya.

Dengan semua indikator ini, penunjukan Kim Ju Ae sebagai calon penerus semakin jelas, menandai babak baru dalam dinasti Kim yang berkuasa di Korea Utara.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga