Gedung Putih Bantah Laporan Ancaman Drone Iran di California
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, secara tegas membantah laporan media yang menyebut adanya ancaman drone Iran terhadap wilayah Pantai Barat Amerika Serikat, khususnya California. Pernyataan ini disampaikan melalui media sosial X pada Jumat, 13 Maret 2026, sebagai respons terhadap berita yang beredar sebelumnya.
Pernyataan Resmi dan Kritik terhadap Media
Leavitt menegaskan bahwa tidak ada ancaman semacam itu dari Iran terhadap wilayah AS, dan hal ini tidak pernah terjadi. Dia mengkritik laporan dari ABC News yang mengklaim bahwa FBI telah memperingatkan departemen kepolisian di California tentang potensi ancaman drone Iran. Menurut Leavitt, laporan tersebut hanya didasarkan pada satu email yang berisi informasi tidak terverifikasi.
"Email itu sendiri menyatakan bahwa informasi tersebut didasarkan pada intelijen yang tidak terverifikasi, sebuah detail penting yang dihilangkan dari laporan media," ujar Leavitt. Dia menuduh ABC News menyebarkan informasi palsu dan menuntut agar berita tersebut ditarik kembali karena menimbulkan kekhawatiran yang tidak perlu bagi publik Amerika.
Respons dari Pihak Terkait
Presiden Donald Trump juga menanggapi laporan ini pada Rabu, 11 Maret 2026, dengan menyatakan bahwa kemungkinan rencana pembalasan Iran di California sedang diselidiki. "Ada banyak hal yang terjadi, dan yang bisa kita lakukan hanyalah menghadapinya apa adanya," kata Trump kepada wartawan.
Sementara itu, Gubernur California Gavin Newsom mengonfirmasi bahwa negara bagiannya telah meningkatkan postur keamanan menyusul laporan tersebut. "Gubernur telah mengarahkan Kantor Layanan Darurat Gubernur California untuk meningkatkan postur keamanannya dan berkoordinasi dengan mitra negara bagian, lokal, dan federal," jelas Newsom. Langkah ini diambil sebagai tindakan pencegahan meskipun Gedung Putih membantah adanya ancaman nyata.
Implikasi dan Kesimpulan
Insiden ini menyoroti pentingnya verifikasi informasi dalam pelaporan media, terutama terkait isu keamanan nasional. Gedung Putih menekankan bahwa penyebaran berita tanpa konfirmasi dapat menyebabkan kepanikan yang tidak berdasar. Meskipun ada peningkatan kewaspadaan di California, otoritas federal menegaskan bahwa tidak ada bukti konkret mengenai ancaman drone Iran terhadap wilayah AS.
