Buku Menu MBG Polri Jadi Alat Diplomasi Kultural Prabowo di Amerika Serikat
Buku Menu MBG Polri Jadi Alat Diplomasi di AS

Buku Menu MBG Polri Jadi Alat Diplomasi Kultural Prabowo di Amerika Serikat

Jakarta - Asisten Khusus Presiden Prabowo Subianto, Dirgayuza Setiawan, telah mengangkat buku menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diproduksi oleh SPPG Polri menjadi instrumen diplomasi kultural dalam kunjungannya ke Washington DC, Amerika Serikat. Buku berjudul 'Rasa Bhayangkara Nusantara' karya Dirgayuza dan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo ini dicetak dalam versi Bahasa Inggris dengan judul 'Menu for Indonesia's Free Nutritious Meals'.

Penyerahan Buku kepada Dubes RI untuk AS

Dirgayuza menyerahkan buku tersebut kepada Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Dwisuryo Indroyono Soesilo. Diharapkan, buku ini dapat berperan sebagai alat diplomasi kultural untuk memperkenalkan program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kepada dunia internasional.

"Buku Rasa Bhayangkara Nusantara sekarang sudah menjadi bagian dari diplomasi kultural Indonesia, mengenalkan kearifan budaya kita dalam program paling monumental Pemerintahan Presiden Prabowo," kata Dirgayuza dalam keterangan tertulis yang dikutip pada Jumat (20/2/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Konten dan Tujuan Diplomasi Buku

Menurut Dirgayuza, buku ini tidak hanya memuat gambaran program MBG sebagai prioritas Presiden Prabowo, tetapi juga menggambarkan budaya Indonesia melalui:

  • Ragam kuliner khas daerah dari berbagai wilayah Nusantara.
  • Kepedulian sosial dalam upaya peningkatan gizi masyarakat.
  • Pembangunan kualitas sumber daya manusia Indonesia di panggung global.

Sementara itu, Komjen Dedi Prasetyo mengungkapkan rasa syukur karena buku 'Rasa Bhayangkara Nusantara' dapat hadir dalam berbagai kegiatan diplomasi Pemerintah RI. Dia berharap buku tersebut dapat memperkaya pengetahuan negara-negara sahabat tentang keanekaragaman kuliner Nusantara dan program Asta Cita.

"Alhamdulillah, di tengah kesibukan lawatan Presiden, buku Rasa Bhayangkara Nusantara yang kami susun bersama dapat hadir di tempat-tempat yang strategis. Setelah diperkenalkan di Kedutaan Besar RI di London, kemudian di forum bergengsi dunia WEF Davos, Swiss, kini buku versi Bahasa Inggris tersebut dapat diakses di Washington DC, Amerika Serikat," ujar Komjen Dedi di Jakarta.

Perjalanan Buku dalam Forum Internasional

Buku ini telah melalui serangkaian perjalanan diplomasi sebelumnya:

  1. Pada 21 Januari 2026, Dirgayuza menyerahkan buku kepada Duta Besar RI untuk Inggris, Desra Percaya, di London, Inggris.
  2. Buku ini juga dipamerkan di Forum Global World Economic Forum (WEF) Davos, Swiss, pada Kamis (22/1) lalu.

Komjen Dedi menjelaskan bahwa buku 'Rasa Bhayangkara Nusantara' merupakan gambaran komitmen penuh Polri dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh institusi kepolisian. "Semoga buku ini menjadi media diplomasi Indonesia, sekaligus semakin mengenalkan gastronomi dan keanekaragaman kuliner Nusantara serta program Asta Cita Presiden kepada dunia," sambungnya.

Dengan demikian, buku menu MBG Polri tidak hanya sekadar panduan nutrisi, tetapi telah bertransformasi menjadi alat strategis dalam diplomasi kultural Indonesia, memperkuat citra positif negara di kancah internasional melalui program-program sosial dan kuliner yang inovatif.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga