Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, melontarkan kritik tajam terhadap Amerika Serikat yang dinilai lebih memilih petualangan militer daripada diplomasi. Pernyataan ini muncul setelah jet tempur AS menembaki dan melumpuhkan dua kapal tanker berbendera Iran pada Jumat, 8 Mei 2026. Araghchi menegaskan bahwa rakyat Iran tidak akan pernah tunduk pada tekanan.
Kronologi Insiden Kapal Tanker Iran
Militer AS mengerahkan jet tempur F/A-18 Super Hornet untuk melumpuhkan kapal M/T Sea Star III dan M/T Sevda dengan menembakkan amunisi presisi ke cerobong asap mereka. Washington menuduh kedua kapal tersebut berusaha melanggar blokade laut di Selat Hormuz yang diberlakukan sejak 13 April. Hingga kini, AS telah menghentikan paksa empat kapal yang mencoba melanggar blokade.
Serangan Udara ke UEA
Uni Emirat Arab melaporkan bahwa sistem pertahanan udaranya mencegat dua rudal balistik dan tiga drone yang diluncurkan dari Iran pada Jumat lalu. Akibat serangan tersebut, tiga orang mengalami luka-luka sedang. Kementerian Pertahanan UEA menyebutkan bahwa rudal dan drone tersebut dicegat sebelum mencapai target.
Kritik Iran terhadap AS
Dalam pernyataan di media sosial X, Araghchi menuduh AS sengaja memilih tindakan militer setiap kali solusi diplomatik memungkinkan. Ia menekankan bahwa rakyat Iran tidak pernah tunduk pada tekanan, apa pun penyebabnya. Pernyataan ini menjadi respons atas insiden penembakan kapal tanker dan blokade laut.
Dokumen Rahasia UFO Dirilis Pentagon
Pentagon merilis 162 dokumen rahasia terkait laporan penampakan UFO, termasuk dari FBI, Departemen Luar Negeri, dan NASA. Dokumen tersebut mencakup insiden sejak tahun 1940-an, seperti penampakan piring terbang dan bola oranye bercahaya. Publik dapat mengakses dokumen ini melalui situs resmi Pentagon.
Kontroversi Rilis Dokumen UFO
Langkah pemerintahan Trump merilis dokumen UFO menuai kritik. Seorang politisi AS menuduh bahwa pengungkapan ini adalah propaganda dan pengalihan dari kasus penjahat seks Jeffrey Epstein. Meski demikian, Pentagon tetap merilis dokumen tersebut sebagai bagian dari transparansi informasi.



