Pemerintah Tetapkan WFH Tiap Jumat untuk ASN, Sektor Strategis Dikecualikan
WFH Tiap Jumat untuk ASN, Sektor Strategis Dikecualikan

Kebijakan WFH Setiap Jumat Resmi Ditetapkan Pemerintah untuk ASN

Pemerintah Indonesia secara resmi telah menetapkan kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) satu hari dalam sepekan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kebijakan ini akan dilaksanakan setiap hari Jumat, sebagai upaya untuk meningkatkan efisiensi dan mendorong transformasi digital dalam pelayanan publik.

Sektor-Sektor yang Dikecualikan dari Aturan WFH

Namun, tidak semua sektor pemerintahan akan menerapkan kebijakan ini. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam konferensi pers virtual pada Selasa (31/3/2026), menjelaskan bahwa terdapat pengecualian untuk beberapa bidang yang dianggap krusial.

"Terdapat sektor yang dikecualikan dari WFH dan tetap bekerja dari kantor atau lapangan," tegas Airlangga. Sektor-sektor tersebut meliputi:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  • Layanan publik seperti kesehatan, keamanan, dan kebersihan.
  • Sektor strategis termasuk industri atau produksi, energi, air, bahan pokok makanan dan minuman.
  • Perdagangan, transportasi, logistik, dan keuangan.

Dampak pada Dunia Pendidikan dan Aktivitas Lainnya

Kebijakan ini juga memberikan kejelasan mengenai aktivitas di luar lingkup ASN. Untuk pendidikan dasar dan menengah, kegiatan belajar mengajar akan tetap berjalan normal secara luar jaringan (luring) selama lima hari dalam seminggu. Tidak ada pembatasan khusus untuk kegiatan olahraga dan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah tersebut.

Sementara itu, untuk pendidikan tinggi, khususnya semester empat ke atas, pelaksanaannya akan menyesuaikan dengan surat edaran dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek). Hal ini menunjukkan fleksibilitas dalam penerapan aturan sesuai dengan kebutuhan masing-masing institusi.

Tujuan dan Implementasi Kebijakan WFH

Airlangga menegaskan bahwa kebijakan WFH sehari dalam sepekan ini hanya berlaku untuk ASN, dan tidak secara otomatis diterapkan pada sektor swasta. Kebijakan ini dirancang untuk mendorong tata kelola pelayanan yang lebih berbasis digital, sekaligus mengoptimalkan penggunaan sumber daya.

Kebijakan WFH setiap Jumat ini akan mulai berlaku efektif pada tanggal 1 April 2026. Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi sektor lainnya dalam menerapkan sistem kerja yang lebih adaptif dan efisien di era digital.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga