Video Viral Bocah Kalbar Kritik Jalan Rusak, Sentil Kinerja Gubernur yang 'Molor'
Sejumlah anak di Kecamatan Sepauk, Kalimantan Barat, menjadi sorotan setelah video mereka mengeluhkan kondisi jalan di daerahnya yang rusak dan belum beraspal viral di media sosial. Dalam video yang diunggah oleh akun @elisabetmurniw dengan tagar #kalbar #sp3 #bedayan, anak-anak tersebut dengan lugas menyampaikan keluhan mereka kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
Keluhan Langsung dari Anak-Anak
Dengan latar belakang jalan yang berlubang dan tidak teraspal, salah seorang anak menyatakan, "Kami dari Bedayan, SP3, Kalimantan Barat, Kecamatan Sepauk, ingin menyampaikan jalan kami yang lincah, lecut, lecut, karena gubernur kami itu kerjanya molor, tidur, ya, pingsan." Anak lainnya menambahkan, "Mikirin kaya sendiri, enggak mikirin masyarakat yang banyak." Kritik ini menunjukkan ketidakpuasan terhadap kinerja pemerintah daerah dalam menyediakan infrastruktur dasar.
Harapan akan Kepemimpinan yang Lebih Baik
Lebih lanjut, salah satu anak dalam video tersebut bahkan mengungkapkan keinginannya agar Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat saat ini, bisa memimpin wilayah mereka. "Entah percuma jadi gubernur, mending Kang Dedi yang jadi gubernur dua bulan," celetuknya. Pernyataan ini mencerminkan harapan akan perubahan dan kepemimpinan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat, meski hanya dalam waktu singkat.
Respons Netizen yang Beragam
Video viral ini pun memicu berbagai komentar dari netizen di media sosial. Beberapa di antaranya termasuk:
- "Tolong selamatkan dulu ini bocil, lentur banget kaya ulat sagu," tulis @natanel_lim.
- "Anak-anak cerdas sudah mulai bisa menilai kerja gubernurnya," komentar @auntylenskitchen.
- "Bapaaaaaak! Noh anak-anak udah bisa protes! Kaga malu pak?" ungkap @miyozaki399.
Respons ini menunjukkan bagaimana isu infrastruktur dan kinerja pemerintah menjadi perhatian publik, bahkan diekspresikan oleh generasi muda.
Konteks Infrastruktur di Kalimantan Barat
Kejadian ini mengingatkan pada pentingnya perbaikan jalan di daerah terpencil, yang sering kali menjadi keluhan warga. Infrastruktur yang buruk tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga mempengaruhi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Video ini menjadi pengingat bagi pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan pembangunan dan pemeliharaan fasilitas publik, terutama di wilayah yang masih tertinggal.
Dengan viralnya video ini, diharapkan dapat mendorong tindakan nyata dari pihak berwenang untuk menangani masalah jalan rusak di Kecamatan Sepauk dan daerah lainnya di Kalimantan Barat, demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.



