Pramono Anung Klaim Penanganan Banjir Jakarta Lebih Cepat Meski Hujan Deras
Pramono Anung: Penanganan Banjir Jakarta Lebih Cepat

Pramono Anung Klaim Penanganan Banjir Jakarta Lebih Cepat Meski Hujan Deras

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebutkan bahwa penanganan banjir di sejumlah wilayah ibu kota saat ini dapat dilakukan dengan lebih cepat, meskipun curah hujan tinggi terus melanda dalam beberapa hari terakhir. Menurutnya, kondisi banjir yang terjadi akibat hujan deras tidak berlangsung lama karena Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan berbagai langkah penanganan yang efektif.

"Penanganan banjir di Jakarta dibandingkan dengan tempat-tempat lain, seperti yang teman-teman lihat, kemarin curah hujannya tinggi sekali, hari ini enggak sampai satu hari semuanya sudah normal transportasinya," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (9/3/2026). Ia menegaskan bahwa potensi banjir di wilayah Jakarta hampir selalu ada, terutama ketika curah hujan meningkat, namun pemerintah telah mempersiapkan diri untuk menangani situasi tersebut dengan cepat.

Lokasi yang Dulu Lama Genangan Kini Lebih Cepat Ditangani

Politikus PDIP ini juga menyinggung beberapa lokasi di ibu kota yang sebelumnya kerap mengalami genangan cukup lama, namun kini dapat lebih cepat ditangani sehingga tidak mengganggu mobilitas warga. "Termasuk yang di DI Panjaitan, kemudian Daan Mogot kilometer 13, dan beberapa tempat yang selama ini lama, sebenarnya kemarin, dari kemarin udah bisa digunakan untuk transportasi," ungkap Pramono. Hal ini menunjukkan upaya perbaikan dalam sistem drainase dan respons darurat yang lebih efisien.

15 RT dan 2 Ruas Jalan Masih Terendam Hingga Siang Hari

Hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak 7-8 Maret 2026 masih menyisakan sejumlah titik banjir dan genangan hingga Senin (9/3/2026) siang. Merujuk data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta pada pukul 12.00 WIB, sebanyak 15 rukun tetangga (RT) dan dua ruas jalan di Jakarta masih tergenang air.

"BPBD mencatat saat ini terdapat 15 RT dan 2 Jalan tergenang," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji dalam keterangan tertulis, Senin (9/3/2026). Sebagai upaya penanganan, BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, serta Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik.

Langkah-Langkah Penanganan dan Imbauan kepada Masyarakat

Selain itu, BPBD DKI Jakarta bersama dengan para lurah dan camat setempat telah menyiapkan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak. Genangan ditargetkan surut dalam waktu cepat. "BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," ucap Isnawa.

Upaya ini mencakup:

  • Pemantauan terus-menerus oleh tim BPBD di lokasi genangan.
  • Koordinasi dengan dinas terkait untuk percepatan penyedotan air.
  • Penyediaan bantuan dasar bagi warga yang terdampak banjir.
  • Peningkatan kewaspadaan masyarakat melalui imbauan resmi.

Dengan langkah-langkah tersebut, Pramono Anung optimis bahwa penanganan banjir di Jakarta akan semakin membaik, meskipun tantangan cuaca ekstrem masih mungkin terjadi di masa depan.