Red Hot Chili Peppers resmi menjual katalog rekaman musik mereka kepada Warner Music Group dalam sebuah kesepakatan bernilai lebih dari 300 juta dollar AS, atau setara dengan sekitar Rp 4,9 triliun. Kesepakatan ini memberikan Warner kendali penuh atas seluruh master rekaman band rock legendaris asal California tersebut, termasuk pendapatan dari streaming, pemutaran radio, penjualan album, hingga lisensi musik di masa mendatang.
Langkah Strategis dan Hubungan Panjang
Langkah ini sekaligus memperpanjang hubungan panjang Red Hot Chili Peppers dengan Warner Music, yang telah menjadi rumah mereka sejak perilisan album ikonik Blood Sugar Sex Magik pada tahun 1991. Kerja sama ini menunjukkan loyalitas band terhadap label yang telah mendukung karier mereka selama lebih dari tiga dekade.
Pendanaan Akuisisi
Menurut laporan The Hollywood Reporter, akuisisi katalog tersebut dibiayai melalui kerja sama antara Warner Music Group dengan Bain Capital, sebuah perusahaan investasi yang sebelumnya telah membentuk dana khusus senilai 1,2 miliar dollar AS untuk membeli katalog musik dari artis-artis besar dunia. Dana ini memungkinkan Warner untuk mengamankan aset berharga dari band legendaris seperti Red Hot Chili Peppers.
Dengan akuisisi ini, Warner Music Group semakin memperkuat portofolio katalog musiknya, sementara Red Hot Chili Peppers mendapatkan keuntungan finansial yang signifikan dari penjualan hak cipta rekaman mereka.



