Presiden Prabowo Subianto menghadiri pelantikan Pamong Praja Muda (PPM) Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan XXXIII yang digelar di Lapangan Parade, Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026). Upacara dimulai pukul 08.23 WIB setelah Prabowo tiba didampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Prosesi Pelantikan dan Simbolis Penyematan Pangkat
Setelah lagu Indonesia Raya dan penghormatan kebesaran, prosesi dilanjutkan dengan penyematan tanda pangkat sebagai simbol pelantikan bagi para Pamong Praja Muda. Acara ini juga dihadiri oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Jaksa Agung ST Burhanuddin, dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Data Wisuda dan Lulusan IPDN Tahun Akademik 2025/2026
Pada tahun akademik 2025/2026, IPDN mewisuda total 1.404 mahasiswa dari berbagai jenjang. Rinciannya meliputi 45 Doktor Ilmu Pemerintahan, 73 Magister Terapan Ilmu Pemerintahan, 1.204 Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan, serta 82 lulusan Program Pendidikan Profesi Kepamongprajaan. Sebanyak 1.204 dari jumlah tersebut merupakan Pamong Praja Muda yang dilantik pada hari ini.
Menurut Mendagri Tito Karnavian, para lulusan IPDN adalah ilmuwan di bidang pemerintahan yang siap mengabdi kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya peran mereka dalam pembangunan birokrasi di daerah. Pelantikan ini menjadi momentum bagi IPDN untuk terus mencetak aparatur sipil negara yang profesional dan berintegritas.
Pesan Presiden Prabowo kepada Pamong Praja Muda
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan harapan agar para pamong praja muda dapat menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan loyalitas terhadap bangsa dan negara. Ia juga mengingatkan bahwa tanggung jawab sebagai abdi negara tidaklah ringan, terutama dalam menghadapi tantangan global dan dinamika lokal. Acara pelantikan ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik.
Kehadiran sejumlah pejabat tinggi negara menunjukkan dukungan penuh terhadap kaderisasi kepemimpinan di Indonesia. IPDN sebagai lembaga pendidikan kepamongprajaan terus berupaya meningkatkan kualitas lulusannya agar mampu bersaing dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.



