Kondisi Semrawut di Belakang Grand Indonesia Akhirnya Ditertibkan
Kondisi Jalan Kebon Kacang di Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang sebelumnya semrawut akibat parkir liar dan pedagang kaki lima, akhirnya ditertibkan oleh pasukan gabungan Pemerintah Kota Jakarta Pusat. Penertiban ini dilakukan setelah video yang menunjukkan kekacauan di lokasi tersebut viral di berbagai platform media sosial.
Respon Cepat Pemkot Setelah Video Viral
Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, menyatakan bahwa penertiban dilakukan sebagai upaya mengembalikan fungsi sarana kota sesuai peruntukannya. "Penertiban di kawasan Kebon Kacang dilakukan sebagai upaya mengembalikan fungsi sarana kota sebagaimana mestinya," tegas Arifin pada Selasa, 10 Maret 2026.
Dia mengakui bahwa selama ini masih ditemukan parkir liar di beberapa titik yang mengganggu ketertiban serta kenyamanan lingkungan. Lokasi yang dimaksud berada tepat di belakang Mal Grand Indonesia, kawasan yang sering menjadi titik kemacetan akibat aktivitas parkir tidak resmi.
Operasi Penertiban Menyeluruh
Dalam operasi penertiban tersebut, petugas gabungan tidak hanya membersihkan kendaraan yang diparkir secara liar, tetapi juga menertibkan:
- Pedagang kaki lima yang menggelar lapak di atas badan jalan
- Juru parkir liar yang beroperasi tanpa surat tugas
- Meja-meja pedagang yang mengokupasi lebar jalanan
- Dahan pohon yang terlalu rindang dan menghalangi pandangan
Arifin sendiri mengunggah video penertiban melalui akun media sosialnya @arifinofficial_, yang menunjukkan proses pembersihan kawasan secara langsung. "Setelah penertiban, terlihat seluruh badan Jalan Kebon Kacang dapat dilintasi dengan lancar," ujarnya.
Kondisi Sebelum Penertiban
Sebelum ditertibkan, kondisi Jalan Kebon Kacang digambarkan sangat memprihatinkan:
- Kiri dan kanan badan jalan dipenuhi parkiran motor dan mobil secara liar
- Banyak pedagang kaki lima yang berjualan di atas badan jalan
- Fungsi saluran berubah menjadi tempat usaha
- Kondisi jalan menjadi sangat padat dan menimbulkan kemacetan parah
Arifin menjelaskan bahwa keluhan utama berasal dari pengguna jalan yang hendak menuju Plaza Indonesia dan Grand Indonesia, yang kesulitan melintas karena jalan penuh dengan parkir liar.
Ajakan untuk Menjaga Ketertiban Bersama
Wali Kota Jakarta Pusat mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas dan sarana kota. "Mari kita bangun kepedulian bersama untuk menjaga fasilitas dan sarana kota demi menciptakan lingkungan yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi warga," serunya.
Dia menambahkan, "Ayo jaga Jakarta agar semakin tertib dan nyaman untuk kita semua." Penertiban ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi kawasan lain di Jakarta yang mengalami masalah serupa dengan parkir liar dan pedagang kaki lima yang mengganggu ketertiban umum.
