Manajemen PT Moda Raya Terpadu atau MRT Jakarta akhirnya buka suara terkait keluhan pelanggan mengenai pengereman mendadak yang kerap terjadi di jalur Senayan Mastercard-ASEAN Headquarters. Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta, Rendy Primartantyo, mengonfirmasi bahwa gangguan tersebut disebabkan oleh masalah pada sistem persinyalan.
Permintaan Maaf dan Penanganan Gangguan
Atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang, MRT Jakarta menyampaikan permohonan maaf secara resmi. "Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan," ujar Rendy dalam keterangan tertulis yang diterima pada Jumat (3/7/2026). Informasi mengenai gangguan ini diperoleh dari laporan pelanggan melalui Contact Center maupun media sosial MRT Jakarta.
Rendy menjelaskan bahwa saat ini tim teknis sedang melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem persinyalan yang bermasalah. "MRT Jakarta terus berupaya menyelesaikan penanganan secepat mungkin dan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut melalui kanal komunikasi resmi apabila terdapat informasi terbaru," jelasnya. Perbaikan sistem dilakukan secara optimal agar gangguan serupa tidak terulang kembali.
Fitur Keselamatan dan Apresiasi kepada Pelanggan
Meskipun terjadi gangguan, Rendy menegaskan bahwa sistem persinyalan MRT Jakarta telah dilengkapi dengan berbagai fitur keselamatan yang dirancang untuk memastikan setiap perjalanan berlangsung aman. "Kami mengapresiasi pengertian dan kepercayaan masyarakat terhadap MRT Jakarta," tutupnya.
MRT Jakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memastikan keamanan serta kenyamanan pelanggan selama menggunakan moda transportasi massal ini.



