Mensos Gus Ipul: DTSEN Harus Jadi Pedoman Program dan Kebijakan Pemerintah
Mensos: DTSEN Jadi Pedoman Program Pemerintah

Mensos Gus Ipul: DTSEN Harus Jadi Pedoman Program dan Kebijakan Pemerintah

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan bahwa Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) harus menjadi pedoman utama bagi pemerintah pusat dan daerah dalam menyusun program dan kebijakan. Penegasan ini disampaikan dalam acara Kolaborasi Program Prioritas Presiden di Aula Mandala Bhakti Praja, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada Senin (30/3/2026).

DTSEN Sebagai Data Tunggal untuk Perlindungan Sosial

Gus Ipul menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025 tentang DTSEN ingin memastikan seluruh warga Indonesia yang berhak mendapatkan perlindungan sosial dapat dijangkau oleh program-program prioritas. DTSEN dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai satu-satunya data resmi, sehingga diharapkan tidak ada lagi instansi yang memiliki data sendiri-sendiri.

"Maka dengan adanya instruksi presiden ini, diharapkan datanya tunggal, tidak ada lagi semua pegang data sendiri-sendiri, dan yang memegang data adalah BPS," kata Gus Ipul dalam keterangannya, Selasa (31/3/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pemutakhiran Data Secara Dinamis dan Berkelanjutan

Gus Ipul menekankan bahwa DTSEN bersifat dinamis karena setiap hari ada perubahan seperti kelahiran, kematian, pernikahan, dan perpindahan penduduk. Oleh karena itu, data ini harus terus diperbarui secara berkala. "Jangan ada yang menganggap data ini statis," imbuhnya.

Untuk pemutakhiran data, terdapat dua jalur utama:

  • Jalur formal: Dimulai dari tingkat RT/RW, kemudian naik ke desa, dan berlanjut ke Dinas Sosial setempat. "Sesungguhnya yang paling tahu kondisi objektif setiap warga itu adalah RT/RW," jelas Gus Ipul.
  • Jalur partisipasi: Melalui kanal yang disediakan Kementerian Sosial, seperti aplikasi Cek Bansos, call center, dan WhatsApp Center. Aplikasi Cek Bansos dapat digunakan oleh masyarakat luas, termasuk Polisi dan TNI.

Peran Pemerintah Daerah dan Partisipasi Masyarakat

Gus Ipul mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah Kabupaten Gresik, termasuk operator data dan pilar-pilar sosial, untuk aktif dalam upaya pemutakhiran DTSEN. Keterlibatan pemerintah daerah sangat penting karena mereka berada di garis depan dalam mengumpulkan dan memverifikasi data.

Dalam acara tersebut, hadir pula siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 37 Gresik yang menampilkan bakat seperti paduan suara, pembacaan puisi, dan pidato dalam empat bahasa asing (Inggris, Arab, Tagalog, dan Prancis). Penampilan mereka menunjukkan bahwa potensi dapat muncul dari mana saja, bahkan dari anak-anak yang belum sepenuhnya terbawa dalam proses pembangunan.

"Yang sekolah di Sekolah Rakyat adalah mereka yang ada di desil 1, desil 2 DTSEN. Tidak boleh yang lain-lain. Sekarang masih belum semua tahu, tapi ke depan akan berebut. Karena sekolah rakyat ini memang bagi orang-orang khusus, orang-orang istimewa, orang-orang yang belum terbawa dalam proses pembangunan," kata Gus Ipul.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang sosialisasi DTSEN, tetapi juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendorong inklusi sosial dan pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Dengan DTSEN sebagai pedoman, diharapkan program dan kebijakan pemerintah dapat lebih tepat sasaran dan efektif dalam menjangkau mereka yang membutuhkan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga