Kemensos dan UIN Palu Kolaborasi Tangani Eks Napiter dan Kelompok Rentan Lainnya
Kemensos-UIN Palu Kolaborasi Tangani Eks Napiter

Kemensos dan UIN Palu Perkuat Sinergi untuk Penanganan Kelompok Rentan

Kementerian Sosial (Kemensos) telah membangun sinergi strategis dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu dalam upaya penanganan kelompok rentan di Indonesia. Kolaborasi ini resmi dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani oleh Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, bersama Rektor UIN Datokarama Palu, Lukman S. Thahir.

Penandatanganan MoU berlangsung pada Sidang Senat Terbuka Wisuda Ke-46 Sarjana, Magister, dan Doktor Tahun Akademik 2025/2026 di UIN Datokarama Palu, Sulawesi Tengah. Gus Ipul menekankan bahwa fokus utama kerja sama ini adalah penanganan kelompok rentan, dengan perhatian khusus pada eks narapidana terorisme dan radikalisme (Napiter).

Pemberdayaan dan Distigmatisasi untuk Eks Napiter

Dalam keterangan tertulisnya, Gus Ipul menjelaskan bahwa penanganan eks Napiter akan dilakukan melalui program pemberdayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penerima manfaat. "Tergantung apa yang dibutuhkan, kalau memang misalnya ingin membuka usaha, ya kita akan bantu pelatihan-pelatihan termasuk modal usaha. Kalau ingin jadi pekerja terampil, ya kita bantu lewat pelatihan-pelatihan," ujarnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Selain pemberdayaan, proses distigmatisasi juga menjadi aspek krusial dalam upaya ini. Gus Ipul menegaskan pentingnya menghapus stigma negatif terhadap eks Napiter untuk mencegah diskriminasi yang dapat merampas martabat dan menurunkan motivasi mereka. "Kita kondisikan dua-duanya, eks Napiter kita ajak bicara untuk bisa berbaur, masyarakatnya kita harap untuk bisa menerima dan memberikan lingkungan yang kondusif," tambahnya.

Program KKN Terintegrasi dan Pendampingan Berkelanjutan

Kerja sama antara Kemensos dan UIN Palu tidak hanya terbatas pada penanganan eks Napiter, tetapi juga mencakup pemberdayaan masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terintegrasi. "Nanti ada program KKN Terintegrasi atau KKN Berkelanjutan, di mana mahasiswa UIN akan mendampingi satu desa secara terus-menerus hingga menjadi mandiri," ungkap Gus Ipul.

Rektor UIN Datokarama Palu, Lukman S. Thahir, menyambut baik kolaborasi ini dan menyebut kehadiran Gus Ipul di Palu sebagai momentum bersejarah. "Kita akan melaksanakan pendampingan untuk sekitar seratusan eks Napiter di Sulawesi Tengah, dengan fokus pada peningkatan kemajuan ekonomi daerah," kata Lukman.

Ke depan, berbagai program akan dilaksanakan bersama, meliputi pendampingan, bantuan sosial, dan pemberdayaan, untuk mendukung reintegrasi eks Napiter dan kelompok rentan lainnya ke dalam masyarakat.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga