Kementerian Sosial (Kemensos) menargetkan sebanyak 32 ribu lebih siswa baru akan diterima di Sekolah Rakyat (SR) pada tahun ini. Para siswa tersebut direncanakan mulai masuk pada bulan Juli mendatang.
Target Siswa Baru Sekolah Rakyat 2026
Menteri Sosial, Gus Ipul, dalam konferensi pers di kantor Bakom RI, Jakarta Pusat, Rabu (6/5/2026), menyatakan bahwa tahun ini alokasi penerimaan siswa baru mencapai 32 ribu lebih siswa. Dengan demikian, total siswa di Sekolah Rakyat akan menjadi lebih dari 46 ribu siswa pada tahun ini.
Gus Ipul menambahkan bahwa target jangka pendek adalah memiliki 100 ribu siswa pada tahun 2027. Selanjutnya, pada tahun 2028 ditargetkan 200 ribu siswa, tahun 2029 hampir 400 ribu siswa, dan pada tahun 2030 mencapai 500 ribu siswa. Target ini sejalan dengan arahan Presiden agar setiap kabupaten dan kota memiliki setidaknya satu gedung permanen Sekolah Rakyat yang menampung lebih dari 1.000 siswa dari tingkat SD, SMP, dan SMA.
Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat
Gus Ipul mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 93 titik pembangunan Sekolah Rakyat yang sedang berlangsung. Sebanyak 69 titik ditargetkan selesai pada Juli 2026, sementara 24 titik lainnya akan selesai sebagian namun sudah dapat digunakan untuk proses pembelajaran.
Namun, terdapat kendala di dua lokasi, yaitu Wonosobo dan Temanggung, Jawa Tengah. Di Wonosobo, pembangunan sudah berjalan meskipun sebagian masih bermasalah dan diharapkan dapat diselesaikan dalam waktu dekat. Sementara di Temanggung, pembangunan belum dimulai karena adanya permasalahan dengan warga setempat. Gus Ipul berharap pemerintah daerah dapat menyelesaikan masalah tersebut melalui musyawarah.



