Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menyambut baik penunjukan Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup (LH) di kabinet Presiden Prabowo Subianto. Andi Gani berharap Jumhur tetap konsisten membawa mandat perjuangan buruh setelah resmi menjabat sebagai menteri.
Hal tersebut disampaikan Andi Gani dalam konferensi pers Panitia May Day 2026 di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (27/4/2026). Menurutnya, terpilihnya Jumhur sebagai menteri merupakan suatu kehormatan bagi seluruh gerakan buruh di Indonesia.
Ucapan Syukur atas Penunjukan Jumhur
“Hari ini kami menyampaikan ucapan syukur karena sahabat kami, Bung Jumhur Hidayat, resmi akan menjadi Menteri Lingkungan Hidup di kabinet Bapak Prabowo Subianto,” ujar Andi Gani dalam kesempatan tersebut.
Ia mengaku telah mendengar kabar penunjukan itu sejak delapan hari sebelumnya. Andi Gani menilai masuknya tokoh buruh ke jajaran kabinet merupakan bentuk apresiasi terhadap organisasi pekerja.
“Sebenarnya saya sudah mengetahui ini sejak delapan hari yang lalu. Saya tahu bahwa akan ada tokoh buruh masuk kabinet dan kami anggap ini kehormatan untuk seluruh gerakan buruh Indonesia,” tuturnya.
Pesan untuk Jumhur: Jangan Tinggalkan Ideologi Buruh
Meski telah bergabung dengan pemerintahan, Andi Gani berpesan agar Jumhur tidak melupakan akar perjuangannya sebagai aktivis buruh. “Kami berpesan kepada Bung Jumhur agar tidak meninggalkan idealisme dan ideologi perjuangan buruh,” kata Andi Gani.
Ia menambahkan, “Bung Jumhur menyampaikan kepada saya, pasti beliau tidak akan pernah meninggalkan idealisme sebagai pimpinan buruh.”
Pelantikan di Istana Negara
Pelantikan Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup digelar di Istana Negara, Jakarta, pada hari yang sama. Ia dilantik bersama sejumlah pejabat baru lainnya. Berikut enam jabatan setingkat menteri dan kepala badan hingga penasihat khusus presiden yang dilantik Prabowo:
- Mohammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup
- Hanif Faisol Nurofiq sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan
- Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan
- Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah
- Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Komunikasi
- Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia



