Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meluapkan kemarahannya ketika seorang jurnalis CBS News membacakan isi manifesto tersangka penembakan dalam acara makan malam wartawan Gedung Putih pada Sabtu (25/4) malam waktu setempat. Peristiwa ini terjadi dalam wawancara program CBS News "60 Minutes" yang direkam di Gedung Putih pada Minggu (26/4).
Kemarahan Trump Saat Wawancara
Awalnya, Trump mengungkapkan rasa persahabatan dengan korps pers Gedung Putih yang menjamu dirinya dalam acara tahunan White House Correspondents Dinner. Ia juga turut merasakan kepanikan yang sama ketika aparat penegak hukum bersenjata menyerbu ballroom lokasi acara. Namun, suasana berubah ketika jurnalis Norah O'Donnell membacakan isi manifesto pelaku penembakan, Cole Allen.
"Manifesto yang disebut-sebut itu sungguh mengejutkan untuk dibaca, Bapak Presiden. Dia tampaknya merujuk pada sebuah motif di dalamnya," kata O'Donnell kepada Trump. "Dia menulis kutipan ini, 'Para pejabat pemerintah, mereka adalah target'. Dan dia juga menulis ini, 'Saya tidak lagi bersedia membiarkan seorang pedofil, pemerkosa, dan pengkhianat melumuri tangan saya dengan kejahatannya'. Apa reaksi Anda terhadap hal itu?" tanyanya.
Trump, yang relatif tenang sepanjang wawancara, tiba-tiba meluapkan kemarahannya. Ia mengkritik O'Donnell karena membacakan bagian tersebut dan menyebut jurnalis CBS News itu sebagai "orang yang buruk".
"Saya menunggu Anda membacakan itu karena saya tahu Anda akan membacanya, karena Anda orang yang buruk. Orang yang buruk," ucapnya. "Ya, dia memang menulis itu. Saya bukan pemerkosa. Saya tidak memperkosa siapa pun," tegas Trump.
O'Donnell menyela Trump dengan pertanyaan: "Oh, apakah Anda pikir dia merujuk pada Anda?" Namun, Trump mengabaikan pertanyaannya dan menegaskan: "Saya bukan pedofil. Maaf. Maaf. Saya bukan pedofil."
Reaksi Terhadap Tuduhan Epstein
Presiden AS itu tampaknya tersinggung dengan apa yang dianggapnya sebagai sindiran tentang hubungannya dengan pelaku kejahatan seks mendiang Jeffrey Epstein, yang namanya tidak disebut dalam manifesto pelaku atau oleh O'Donnell. "Anda membaca omong kosong itu dari orang sakit jiwa. Saya dikaitkan dengan semuanya -- hal-hal yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan saya. Saya telah sepenuhnya dibebaskan," kata Trump kepada O'Donnell.
Ketika O'Donnell kembali bertanya apakah menurut Trump, peristiwa dalam acara makan malam itu akan mengubah pengalamannya dengan pers, ia tidak menjawab secara langsung. Trump menyebut sebagian besar pers condong ke kiri dan menentang kebijakannya tentang imigrasi dan kriminal.
Namun, tanggapan Trump yang pedas dilontarkan kemudian. "Anda seharusnya malu membaca itu karena saya bukan salah satu dari hal-hal itu," ujarnya. "Anda seharusnya tidak membacakan itu dalam acara 60 Minutes. Anda memalukan," kata Trump mengecam O'Donnell.



