Hujan Ekstrem 264 mm Rendam 147 RT di Jakarta, 1.200 Pompa Disiagakan
Hujan Ekstrem 264 mm Rendam 147 RT di Jakarta

Hujan Ekstrem 264 mm Picu Banjir Luas di Ibu Kota

Jakarta - Curah hujan yang mencapai intensitas ekstrem sebesar 264 milimeter per hari telah menyebabkan banjir merendam puluhan ruas jalan dan permukiman di Ibu Kota pada Minggu pagi (8/2/2026). Data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 147 Rukun Tetangga (RT) dan 19 jalan mengalami genangan air dengan ketinggian mencapai 1,7 meter di beberapa titik.

Gubernur Pramono Anung: "Curah Hujan Sangat, Sangat Tinggi"

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengonfirmasi bahwa kondisi cuaca di wilayah Jakarta dan sekitarnya memang berada pada level yang mengkhawatirkan. "Hari ini di Jakarta dan sekitarnya, curah hujan itu 264 mm per hari. Itu termasuk curah hujan yang sangat, sangat, sangat tinggi," tegas Pramono dalam keterangan persnya.

Pemimpin daerah itu menjelaskan bahwa koordinasi intensif telah dilakukan sejak malam hari dengan jajaran Sumber Daya Air untuk melakukan pemompaan di sejumlah spot yang rawan banjir. "Bahkan dari semalam sebenarnya beberapa spot sudah dilakukan pemompaan, dipompa," ujar Pramono menegaskan kesiapan aparatnya.

Antisipasi Kiriman Air dari Wilayah Penyangga

Gubernur juga mengingatkan masyarakat tentang potensi debit air kiriman dari daerah penyangga Jakarta yang turut mengalami hujan dengan intensitas tinggi. "Karena di atas, baik itu di Bogor, di Tangerang, dan sebagainya, curah hujan juga tinggi, pasti akan ada air yang mengalir ke Jakarta," paparnya mengenai ancaman banjir susulan.

Sebagai langkah antisipasi, Pramono telah memerintahkan penyiapan 1.200 unit pompa air yang akan ditempatkan di berbagai lokasi strategis. Termasuk di dalamnya adalah pompa portabel untuk daerah-daerah rawan seperti Jalan Daan Mogot di Jakarta Barat dan Jalan DI Panjaitan yang kerap menjadi langganan banjir.

BPBD Pantau 147 RT Terendam Banjir

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji memberikan rincian data terbaru mengenai sebaran banjir yang dihimpun hingga pukul 09.00 WIB. "BPBD mencatat saat ini terdapat 147 RT dan 19 Jalan tergenang," jelas Isnawa dalam keterangan resminya.

Badan penanggulangan bencana tersebut telah mengerahkan personel secara maksimal untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah terdampak. Koordinasi dengan berbagai stakeholder terkait juga terus dilakukan untuk mempercepat proses penyedotan genangan dan memastikan fungsi saluran air berjalan optimal.

Di lokasi-lokasi yang telah dilakukan pemompaan intensif seperti Daan Mogot dan DI Panjaitan, kondisi lalu lintas mulai dapat berjalan meski masih terdapat genangan air dalam volume terbatas. Upaya penanganan darurat ini diharapkan dapat mencegah meluasnya dampak banjir terhadap aktivitas masyarakat Ibu Kota.