Harkitnas 2026, Kemensos Soroti Akuntabilitas Sekolah Rakyat
Harkitnas 2026, Kemensos Soroti Akuntabilitas Sekolah Rakyat

Kementerian Sosial (Kemensos) menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Lapangan Kemensos, Jakarta, pada Rabu, 20 Mei 2026. Upacara dimulai pukul 7.30 WIB dengan rangkaian kegiatan seperti pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, serta penyampaian amanat.

Tema Harkitnas 2026: Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara

Staf Ahli Menteri Sosial Bidang Aksesibilitas Sosial, Abdul Muis, yang bertindak sebagai Pembina Upacara, menyampaikan bahwa peringatan Harkitnas 2026 mengusung tema 'Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara'. Tema ini menekankan pentingnya membangun generasi muda sebagai fondasi kemandirian bangsa. Dalam mewujudkan visi tersebut, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menjalankan berbagai program strategis, salah satunya adalah Sekolah Rakyat.

Abdul Muis menegaskan bahwa langkah ini diperkuat dengan pemerataan akses pendidikan melalui pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah-wilayah afirmasi. Hal ini mencakup perbaikan mutu guru dan penyediaan beasiswa untuk memutus ketimpangan kualitas sumber daya manusia. Pernyataan tersebut disampaikan saat membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Viada Hafid.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Mensos: Sekolah Rakyat Harus Akuntabel dan Berintegritas

Dalam kesempatan yang sama, Abdul Muis juga menyampaikan amanat Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) kepada para pegawai Kemensos. Mensos menekankan bahwa Kemensos harus menjaga amanah dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Dengan program dan amanah yang besar, penyelenggaraan Sekolah Rakyat harus dilakukan secara akuntabel, berintegritas, dan terhindar dari tindak pidana korupsi yang dapat mengaburkan tujuan mulia program tersebut.

Perkembangan Sekolah Rakyat: 166 Titik dan Rekrutmen 32.640 Siswa

Sekolah Rakyat telah beroperasi selama hampir dua semester di 166 titik di seluruh Indonesia. Saat ini, sekolah tersebut tengah mempersiapkan tahun ajaran baru dan melakukan rekrutmen calon siswa melalui proses penjangkauan kepada anak-anak yang paling membutuhkan. Proses penjangkauan telah mencapai 12.676 anak, terdiri dari 4.328 calon siswa SD, 4.604 calon siswa SMP, dan 2.935 calon siswa SMA. Proses penjaringan masih berlangsung hingga jelang tahun ajaran baru, dengan target penerimaan siswa baru sebanyak 32.640 siswa pada tahun ini.

Upacara Harkitnas 2026 diikuti oleh seluruh pegawai di lingkungan Kemensos, termasuk Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama. Acara ini menjadi momentum untuk mengingatkan kembali semangat kebangkitan nasional dan komitmen dalam membangun generasi muda yang berkualitas.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga