Kisah Iptu Bastian Perjuangkan Pendidikan Anak Pedalaman Buru Selatan
Iptu Bastian Perjuangkan Pendidikan Anak Buru Selatan

Iptu Bastian Tuhuteru, Kapolsek Sirimau Polresta Ambon Polda Maluku, menjadi salah satu kandidat 3 besar Hoegeng Awards 2026 kategori Polisi Tapal Batas dan Pedalaman berkat perjuangannya menghadirkan pendidikan bagi anak-anak di pedalaman Kabupaten Buru Selatan, Maluku.

Awal Mula Perjuangan di Dusun Walafau

Sejak menjadi Bhabinkamtibmas di Desa Wamkana pada tahun 2016, Iptu Bastian bertugas di belasan dusun di Kecamatan Namrole. Salah satu dusun, Walafau, sama sekali belum memiliki akses pendidikan. "Di Dusun Walafau belum ada sekolah sama sekali dan belum tersentuh oleh dunia pendidikan. Waktu itu kami melihat anak-anak usia sekolah yang hanya sebatas pergi berkebun, berburu dengan orang tua mereka," kata Bastian dalam wawancara kandidat Hoegeng Awards 2026.

Bastian khawatir anak-anak hanya mengikuti orang tua ke kebun atau menikah dini. "Kekhawatiran kami, yang pasti, mindset anak-anak di sini perkawinan anak usia dini. Kalau mereka mau sekolah juga jauh, anak-anak harus tempuh perjalanan kurang lebih 20 km dengan durasi waktu 5-6 jam ke kota kabupaten ataupun ke desa induk, Desa Wamkana," ujar Bastian.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Menggunakan Dana Pribadi dan Mengatasi Hambatan Budaya

Perjuangan Bastian tidak mudah. Ia menggunakan dana pribadi untuk membawa buku-buku ke lokasi. Warga setempat, Marian S. Lahalle, mengaku terkesan. "Beliau mampu menghadirkan pendidikan dari nol, walaupun awalnya untuk masuk ke situ agak sulit, termasuk kami masyarakat di sini juga karena terkendala bahasa, ada kultur-kultur yang tidak bisa dilanggar," kata Marian.

Marian menambahkan bahwa warga sangat dekat dengan Bastian meskipun kini bertugas di kecamatan berbeda. "Kita tahu sendiri masyarakat adat itu kan kondisinya serba kurang, tapi ada polisi yang mau masuk ke situ. Kita lihat kan banyak polisi juga setelah punya pangkat itu kan tidak mau turun lagi ke masyarakat, anak buah saja yang turun kerja, tapi Pak Bastian itu beda," ujar dia.

Hasil: Lahirnya Mahasiswa Pertama dari Walafau

Aksi Bastian membangkitkan semangat anak-anak untuk sekolah. Salah satu anak didiknya, Ade Darmin Nariatu, kini menjadi mahasiswa pertama dari Dusun Walafau yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi. "Dari seluruh anak-anak yang ada di Walafau, baru saya sendiri yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi, saya baru anak yang pertama yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi," kata Ade.

Ade selalu mengingat pesan Bastian: "Pak Bastian sampaikan bahwa terus semangat untuk belajar, karena masa depan itu tidak mudah seperti membalik telapak tangan, jadi kita terus semangat belajar."

Perjuangan Iptu Bastian Tuhuteru menjadi inspirasi bagi banyak pihak, membuktikan bahwa seorang polisi bisa menjadi agen perubahan di daerah terpencil.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga