Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam bidang pendidikan dengan menggelontorkan dana sebesar Rp 200 miliar untuk menggratiskan 103 sekolah swasta di Jakarta. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses pendidikan bagi seluruh warga Jakarta, terutama dari kalangan kurang mampu.
Program Pendidikan Gratis untuk Semua
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengungkapkan bahwa program ini merupakan realisasi dari janji Gubernur DKI Jakarta untuk memberikan pendidikan gratis bagi semua warga. Dengan adanya program ini, siswa-siswi yang bersekolah di 103 sekolah swasta yang telah ditunjuk tidak perlu lagi membayar biaya sekolah.
“Kami berharap dengan penggratisan ini, tidak ada lagi anak-anak Jakarta yang putus sekolah karena alasan ekonomi. Semua anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak,” ujar Budi dalam konferensi pers di Balai Kota Jakarta, Rabu (30/4/2026).
Rincian Dana dan Sekolah yang Terlibat
Dana sebesar Rp 200 miliar akan dialokasikan untuk membiayai operasional 103 sekolah swasta yang tersebar di lima wilayah kota administrasi Jakarta. Sekolah-sekolah tersebut meliputi jenjang pendidikan dasar dan menengah, mulai dari SD, SMP, hingga SMA/SMK. Setiap sekolah akan mendapatkan bantuan sesuai dengan jumlah siswa dan kebutuhan masing-masing.
Budi menjelaskan bahwa pemilihan sekolah dilakukan berdasarkan kriteria tertentu, seperti lokasi di daerah dengan tingkat ekonomi rendah dan memiliki fasilitas yang memadai. “Kami pastikan sekolah-sekolah yang terpilih benar-benar membutuhkan dan siap untuk melaksanakan program ini,” tambahnya.
Dampak Positif bagi Warga Jakarta
Program ini disambut antusias oleh warga Jakarta, terutama orang tua siswa yang selama ini kesulitan membayar biaya sekolah. Salah seorang orang tua siswa, Siti Rahmawati, mengaku sangat terbantu dengan adanya kebijakan ini. “Anak saya sekarang bisa sekolah dengan tenang tanpa harus khawatir biaya. Terima kasih Pemprov DKI,” ujarnya.
Selain menggratiskan biaya sekolah, Pemprov DKI juga akan memberikan bantuan seragam dan buku pelajaran bagi siswa yang membutuhkan. Hal ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua dan meningkatkan kualitas pendidikan di Jakarta.
Langkah Lanjutan dan Harapan ke Depan
Ke depannya, Pemprov DKI berencana untuk memperluas program ini ke lebih banyak sekolah swasta. Budi menyebutkan bahwa pihaknya akan terus mengevaluasi dan mengidentifikasi sekolah-sekolah lain yang memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan serupa.
“Kami ingin pendidikan gratis ini menjadi program berkelanjutan. Setiap tahun kami akan menambah jumlah sekolah yang digratiskan, sehingga pada akhirnya semua warga Jakarta bisa menikmati pendidikan gratis tanpa terkecuali,” pungkas Budi.
Dengan langkah ini, Pemprov DKI Jakarta berharap dapat menekan angka putus sekolah dan meningkatkan indeks pembangunan manusia di ibu kota.



