Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menyiapkan 10 bus untuk memfasilitasi perantau Minang, khususnya mahasiswa Minangkabau di Semarang, agar dapat pulang kampung ke Sumatera Barat (Sumbar) secara bersama-sama.
Tambahan Bus Setelah Aspirasi Mahasiswa
Tambahan 10 bus ini muncul setelah Andre mendengar langsung aspirasi mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Minang (IKAMMI) Semarang. Dengan jumlah mahasiswa Minang yang mencapai ratusan orang di kota tersebut, kebutuhan transportasi pulang kampung dinilai menjadi salah satu hal penting, terutama saat momen libur panjang.
"Kalau 10 bus kita siapkan, berarti ratusan mahasiswa bisa pulang kampung bersama. Ini bentuk perhatian kita kepada perantau," ujar Andre dalam keterangan tertulis, Senin (27/4/2026).
Memperkuat Kebersamaan dan Mengurangi Biaya
Andre menjelaskan bahwa program ini tidak hanya bertujuan membantu dari sisi biaya transportasi, tetapi juga memperkuat kebersamaan antar mahasiswa Minang di perantauan. Perjalanan bersama dinilai dapat menjadi sarana mempererat solidaritas dan membangun jaringan antar mahasiswa.
Selain itu, Andre menilai biaya perjalanan yang cukup tinggi seringkali menjadi kendala bagi mahasiswa untuk pulang kampung. Dengan adanya fasilitas bus, beban tersebut dapat ditekan secara signifikan.
Rencana Agenda Rutin ke Depan
Penyediaan 10 bus ini juga diharapkan menjadi agenda rutin ke depan, seiring meningkatnya jumlah mahasiswa Minang di berbagai daerah, termasuk Semarang. Meski fokus pada transportasi, Andre tetap mendorong mahasiswa untuk terus meningkatkan kapasitas diri selama menempuh pendidikan.
Andre berharap dukungan ini dapat memberikan semangat tambahan bagi mahasiswa untuk berprestasi tanpa melupakan kampung halaman.
Sambutan Positif dari Mahasiswa
Rencana penyediaan 10 bus tersebut disambut positif oleh mahasiswa IKAMMI Semarang, yang menilai langkah ini sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap perantau Minang sekaligus solusi konkret atas kebutuhan transportasi pulang kampung.



