Video Bhutto di PBB Disebut Robek Dokumen, Ini Faktanya
Video Bhutto di PBB Disebut Robek Dokumen, Ini Faktanya

Video pidato politisi Pakistan, Zulfikar Ali Bhutto, dalam forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 1971 kembali beredar di media sosial. Dalam unggahan tersebut, pengguna media sosial mengklaim bahwa Bhutto merobek dokumen PBB ketika diberitahu bahwa Pakistan tidak diizinkan memiliki senjata nuklir.

Namun, setelah dilakukan penelusuran oleh Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut disebarkan dengan konteks yang keliru. Faktanya, tidak ada peristiwa merobek dokumen dalam pidato tersebut.

Narasi yang Beredar

Potongan video Zulfikar Ali Bhutto yang sedang berbicara mengenai senjata nuklir dalam forum PBB disebarkan oleh beberapa akun Facebook. Akun-akun tersebut menambahkan narasi bahwa Bhutto merobek dokumen PBB sebagai bentuk protes atas larangan Pakistan memiliki senjata nuklir.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Hasil Penelusuran

Tim Cek Fakta Kompas.com memverifikasi video tersebut dan menemukan bahwa klaim tersebut tidak benar. Dalam video asli, Bhutto tidak merobek dokumen apa pun. Ia hanya menyampaikan pidato tentang hak Pakistan untuk mengembangkan teknologi nuklir untuk tujuan damai. Tidak ada adegan merobek dokumen seperti yang diklaim.

Video yang beredar telah diedit atau dipotong sehingga menimbulkan interpretasi yang salah. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga