Kebakaran melanda sebuah rumah dua lantai di Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor pada Rabu (8/7/2026) dini hari. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 01.40 WIB itu diduga dipicu oleh korsleting listrik di ruang keluarga lantai dasar. Dua orang penghuni rumah dilaporkan menjadi korban, satu mengalami luka bakar ringan dan satu lainnya mengalami sesak napas akibat menghirup asap tebal.
Kronologi Kebakaran dan Evakuasi Korban
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bogor, M Ade Nugraha, menjelaskan bahwa api pertama kali diketahui saat penghuni rumah sedang tertidur. Dua orang sempat terjebak di dalam bangunan yang terbakar, namun berhasil dievakuasi oleh warga sekitar dan tim pemadam kebakaran yang tiba di lokasi. "Iya (penghuni) sempat terjebak di dalam rumah, tapi nggak lama bisa dievakuasi," ujar Ade.
Korban pertama, Nurhikmah, mengalami luka bakar ringan pada bagian tangan dan paha. Sementara korban kedua, Rapif, mengalami sesak napas akibat menghirup asap dalam jumlah banyak. Keduanya langsung mendapatkan penanganan medis dari tim yang datang ke lokasi.
Upaya Pemadaman dan Dugaan Penyebab
Untuk memadamkan api, Dinas Damkar Kota Bogor menerjunkan tiga unit kendaraan pemadam yang berasal dari Sektor Sukasari, Yasmin, dan Cibuluh. Api berhasil dipadamkan setelah petugas bekerja keras di lokasi. "Awal mula terjadinya kebakaran, menurut keterangan saksi di lokasi, kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik yang terjadi di ruang TV yang berada di lantai bawah," kata Ade.
Kebakaran ini sempat membuat panik warga sekitar, mengingat rumah tersebut berada di kawasan padat penduduk. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, meskipun dua orang mengalami cedera. Dinas Damkar mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi korsleting listrik, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan tidur atau tidak ada penghuni.
Imbauan Keselamatan Listrik
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya pemeriksaan instalasi listrik secara berkala dan tidak menumpuk colokan listrik secara berlebihan. Masyarakat diharapkan segera mematikan peralatan elektronik yang tidak digunakan dan mencabut kabel dari stop kontak saat meninggalkan rumah dalam waktu lama. Damkar Kota Bogor juga mengingatkan agar setiap rumah memiliki alat pemadam api ringan (APAR) sebagai langkah awal penanggulangan kebakaran.



