Polri Sita Ratusan Kg Emas dan Uang Miliaran dari Penggeledahan Cipete-Sentul
Polri Sita Ratusan Kg Emas dan Uang Miliaran dari Cipete-Sentul

Kakortas Tipikor Polri, Irjen Totok Suharyanto, mengungkapkan bahwa pengusutan dugaan kasus korupsi batu bara di PLN, ASABRI, dan utang Krakatau Steel ditangani secara bersama atau joint investigation dengan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Penggeledahan dilakukan di 12 lokasi pada Rabu (8/7), termasuk di Cipete, Jakarta Selatan, dan Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Hasil Penggeledahan di Cipete

Di kafe de'Clan Signature, Cipete, polisi menyita dokumen, handphone, SGD 3.130.000 (dalam pecahan 100), USD 889.965, dan Rp 259.159.000. Total uang tunai yang dikonversi ke rupiah mencapai Rp 60 miliar. Sementara itu, di Koin Money Changer, Cipete Selatan, polisi mengamankan 71 item barang bukti, termasuk 16 jenis uang asing yang dikonversi total sekitar Rp 7,2 miliar.

Temuan di Rumah Mewah Sentul

Di sebuah rumah mewah di Sentul, Bogor, polisi menemukan 74 kg emas batangan, USD 4.767.300, SGD 14.083.800, Rp 100.000.000, dokumen, handphone, dan sejumlah foto keluarga. Total uang tunai yang dikonversi ke rupiah mencapai Rp 476 miliar.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

12 Lokasi Penggeledahan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan total ada 12 lokasi yang digeledah, 10 di antaranya masih dalam proses. Lokasi tersebut meliputi PT CBS di Cengkareng Timur dan Penjaringan, PT KNI di Petojo Selatan, rumah Sdr. MN di Serpong Utara, kafe de'Clan Signature di Cipete, Koin Money Changer di Cipete Selatan, rumah Sdr. TK di Mega Kuningan, kantor grup DMG/CP di Kuningan, PT PML di Karet Kuningan, rumah Sdr. DR di Gandaria Selatan, rumah Sdri. MILDK di Apartemen Pacific Place, dan rumah di Sentul, Bogor.

Atensi Presiden

Kombes Budi Hermanto menegaskan bahwa pengusutan kasus ini menjadi atensi Presiden Prabowo Subianto. "Ini merupakan atensi Bapak Presiden untuk dugaan-dugaan kasus korupsi menjadi perhatian kepolisian untuk melaksanakan pengungkapan dan proses penyidikan," ujarnya. Penggeledahan ini merupakan bagian dari penyidikan dugaan korupsi batu bara di PLN yang memicu blackout di Sumatera, kasus ASABRI, dan Krakatau Steel, yang meliputi suap, gratifikasi, dan pencucian uang.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga