Pertamina Bantah Hapus Pertalite Tahun Depan, Ini Faktanya
Pertamina Bantah Hapus Pertalite pada 2026

KOMPAS.com - Sebuah narasi yang menyebut PT Pertamina (Persero) akan menghapus bahan bakar minyak jenis Pertalite mulai tahun depan beredar di media sosial. Narasi ini disebarkan melalui sejumlah unggahan pada Juni 2026. Kabar ini muncul setelah Pertamina menaikkan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax dari Rp 12.300 per liter menjadi Rp 16.250 per liter.

Fakta di Balik Narasi Penghapusan Pertalite

Setelah ditelusuri, klaim bahwa Pertamina akan menghapus Pertalite pada tahun depan adalah tidak benar. Faktanya, Pertamina secara resmi membantah kabar tersebut. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, menegaskan bahwa Pertalite masih akan tersedia sebagai BBM jenis khusus penugasan (JBKP) yang disubsidi pemerintah. "Pertalite masih tetap ada dan tidak dihapuskan. Masyarakat tidak perlu khawatir," ujar Heppy.

Kenaikan Harga Pertamax Tidak Terkait Pertalite

Kenaikan harga Pertamax yang terjadi pada awal tahun ini tidak ada hubungannya dengan status Pertalite. Pertamina menjelaskan bahwa penyesuaian harga Pertamax dilakukan untuk menyesuaikan dengan harga keekonomian, sementara Pertalite tetap mengikuti kebijakan pemerintah. Dengan demikian, narasi yang menghubungkan kenaikan harga Pertamax dengan penghapusan Pertalite adalah keliru.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pertalite Masih Disubsidi Pemerintah

Pertalite merupakan BBM yang mendapatkan subsidi dari pemerintah melalui mekanisme kompensasi. Hingga saat ini, pemerintah belum mengeluarkan kebijakan untuk menghapus Pertalite. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Selalu cek fakta melalui kanal resmi Pertamina atau Kementerian ESDM.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga