Di media sosial beredar narasi yang menyebut mahasiswa melakukan santet terhadap Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut tidak benar dan perlu diluruskan.
Asal Usul Narasi
Narasi mahasiswa menyantet Prabowo dan Gibran dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini, pada Kamis (2/7/2026). Narasi itu disertai foto yang memperlihatkan beberapa orang sedang melakukan semacam ritual. Berikut narasi yang dibagikan: "Mahasiswa mulai menyantet Prabowo dan Gibran. Mereka tidak terima dengan kebijakan pemerintah."
Fakta di Balik Foto
Setelah ditelusuri, foto yang digunakan dalam unggahan tersebut bukanlah ritual santet, melainkan kegiatan doa bersama yang dilakukan oleh sekelompok mahasiswa di sebuah kampus. Kegiatan tersebut tidak ada kaitannya dengan santet atau tindakan negatif terhadap pejabat negara. Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan bahwa foto tersebut diambil dari konteks yang berbeda dan telah diedit untuk menyesatkan.
Klarifikasi dan Imbauan
Pihak kampus yang bersangkutan juga telah memberikan klarifikasi bahwa kegiatan dalam foto adalah doa bersama untuk keselamatan bangsa, bukan santet. Mereka menyesalkan penyalahgunaan foto tersebut untuk menyebarkan hoaks. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang belum terverifikasi dan selalu melakukan cek fakta sebelum menyebarkan berita.



