Link SIM Gratis 2026-2027 Hoaks, Modus Curi Data Pribadi
Link SIM Gratis 2026-2027 Hoaks, Modus Curi Data

KOMPAS.com - Beredar tautan di media sosial yang diklaim sebagai akses pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) online gratis untuk periode 2026-2027. Namun, setelah ditelusuri Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan tersebut adalah hoaks dan merupakan modus pencurian data pribadi.

Narasi yang Beredar

Tautan yang diklaim untuk akses pembuatan SIM online gratis dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini, pada Juni 2026. Narasi yang disertakan antara lain: "Pembuatan SIM online gratis 2026-2027, klik link berikut" dan "Jangan lewatkan kesempatan SIM gratis". Tautan tersebut mengarahkan pengguna ke halaman yang meminta data pribadi seperti nama, alamat, nomor KTP, dan nomor telepon.

Hasil Penelusuran Fakta

Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan verifikasi dengan menghubungi pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) selaku penerbit SIM. Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, tidak ada program pembuatan SIM gratis untuk periode 2026-2027. "Informasi tersebut tidak benar. Tidak ada program SIM gratis dari Polri untuk tahun 2026 atau 2027. Masyarakat diminta waspada terhadap tautan mencurigakan yang meminta data pribadi," ujarnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Modus Pencurian Data

Tautan hoaks ini merupakan modus phishing yang bertujuan mencuri data pribadi korban. Data yang terkumpul dapat disalahgunakan untuk berbagai kejahatan, seperti penipuan finansial atau pembukaan akun palsu. Polri mengimbau masyarakat untuk selalu mengecek kebenaran informasi melalui situs resmi atau menghubungi kepolisian setempat. Jangan pernah mengklik tautan dari sumber tidak terpercaya dan memberikan data pribadi secara sembarangan.

Dampak dan Imbauan

Korban yang telah memberikan data pribadi melalui tautan tersebut berpotensi mengalami kerugian. Masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Jika menemukan tautan serupa, segera laporkan ke akun resmi Polri atau melalui aplikasi patroli siber. Jangan mudah tergiur dengan tawaran gratis yang mencurigakan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga