KASBI Desak Penangkapan Dalang Intelektual di Balik Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus
KASBI Desak Penangkapan Dalang Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

KASBI Desak Penangkapan Dalang Intelektual di Balik Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) secara tegas mendesak agar dalang intelektual di balik penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, segera ditangkap oleh aparat penegak hukum. Insiden ini telah mencuat setelah Puspom TNI mengungkap empat prajurit BAIS TNI sebagai terduga pelaku, yang diduga melakukan serangan tersebut di Jakarta Pusat.

Desakan Keras dari Koordinator Dewan Buruh Nasional

Nining Elitos, Koordinator Dewan Buruh Nasional Buruh KASBI, menyampaikan keprihatinan mendalam melalui saluran YouTube YLBHI pada Rabu, 25 Maret 2026. "Kami mengutuk dan sekaligus mendesak aparat segera tangkap siapa intelektual sebagai dalang yang membuat Andrie harus terkapar di rumah sakit," tegasnya. Nining menilai bahwa bukti-bukti yang telah terkumpul seharusnya mempermudah pengungkapan kasus ini, namun dia menyayangkan lambatnya proses penanganan.

Lebih lanjut, Nining mengkritik situasi di mana suara rakyat yang mengkritik kekuasaan, termasuk regulasi seperti UU TNI, justru menjadi korban teror. "Ini adalah bentuk kepengecutan. Kalau kami keliru mengkritik, ya kami duduk bersama, bukan diserang seperti ini," ucapnya dengan nada frustrasi. Dia menambahkan bahwa meski insiden ini disebut sebagai teror, hingga kini belum ada kejelasan mengenai tersangka atau dalang yang ditangkap.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Proses Penyidikan yang Masih Berjalan

Kapuspen TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah, mengonfirmasi bahwa penyidikan terhadap empat personel BAIS TNI berinisial NDP, SL, BHW, dan ES masih berlangsung. Pernyataan ini disampaikan pada Senin, 23 Maret 2026, menegaskan komitmen TNI untuk menangani kasus ini secara transparan. Namun, KASBI tetap mendesak agar proses hukum dipercepat, tidak hanya untuk pelaku langsung, tetapi juga untuk mengungkap dalang di balik serangan ini.

Nining juga menyampaikan doa untuk kesembuhan Andrie Yunus, sambil menegaskan pentingnya solidaritas dan perlawanan bersama. "Kita harus menjaga api perlawanan secara bersama-sama dan terus mendesak kekuasaan agar menangkap dan mengadili dalang intelektualnya," imbuhnya. Desakan ini mencerminkan keresahan publik atas kasus kekerasan terhadap aktivis yang mengkritik kebijakan pemerintah.

Kasus penyiraman air keras ini telah memicu perhatian luas, dengan berbagai pihak mendorong penyelesaian yang adil dan cepat. KASBI berharap agar tekanan dari serikat buruh dan masyarakat dapat mendorong aparat untuk bertindak tegas, mengungkap seluruh rangkaian kejadian, dan memberikan keadilan bagi korban serta mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga